Masyarakat Meminta Berem Proyek Di Way Khilau Di Padatkan Gunakan Mesin Stemper Sebelum Dilakukan Pengecoran 

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 45;

Infojejama.com – Pesawaran – Proyek ruas jalan yang sedangkan berlangsung dikerjakan di wilayah kecamatan way khilau, khususnya yang berada di Desa Kubu Batu, Tanjung Rejo, Dan Gunung Sari, yang dibangun rigit beton dan bagian bibir jalan di timbun gunakan sabes dan sirtu, Masyarakat setempat meminta sebelum dilakukan pengecoran bagian berem timbunan tanah dipadatkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengecoran karna mengingat timbunan baru masih labil.

Rohmat, warga masyarakat mengatakan, “Saya ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah dan dinas terkait kabupaten pesawaran, yang telah membangun ruas jalan kami ini dengan hotmix dan rigid beton, yang selama ini kami nantikan 10 tahun lebih pembangunan ini, jelasnya 
” Saya mewakili warga masyarakat tanjung rejo meminta kepada pihak pemborong soal proyek ini khususnya untuk berem di bagian jalan yang di bagun rigid beton, sepanjang jalan yang berada di Dusun Sukamaju Desa Kubu Batu, Desa Tanjung Rejo dan sepanjang persawahan desa gunung sari, timbunan berem yang gunakan sabes dan sirtu kami minta sebelumnya dilakukan pengecoran gunakan adukan semen dan pasir dilakukan padatan terlebih dahulu dengan menggunakan mesin stemper, karna mengingat timbunan itu baru dapat dipastikan masih labil. Paparnya 

 

“Saya berharap apa yang saya sampaikan ini melalui pemberitaan dapat di dengar oleh dinas terkait maupun pihak pemborong pekerjaan ini dan dapat segera dilaksanakan sebelum dilakukan pengecoran. Pungkasnya

 

By. Redaksi

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!