Infojejama.com // Pesawaran Lampung – Warga Desa Kubu Batu, Kecamatan Waykhilau, mengaku resah akibat ulah seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pelaku kembali membuat kericuhan hingga menyebabkan seorang warga terluka berdarah
Tidak hanya warga, keluarga pihak ODGJ berharap adanya tindakan dari Pemerintah Desa Kubu Batu , Kecamatan Way Khilau dan Kabupaten Pesawaran, karna keluarga sudah beberapa tahun mengungsi di tempat saudaranya menghindari hal yang tidak di inginkan terjadi terhadap mereka.
Berdasarkan keterangan warga, peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/2/2026). Seorang warga diduga dipukul menggunakan besi oleh pelaku hingga mengalami luka di bagian kepala. Setelah kejadian, korban langsung mendapat penanganan dari warga sekitar.
Insiden bermula saat seseorang menanyakan alamat kepada pelaku yang disebut memiliki usaha bengkel. Petunjuk arah yang diberikan pelaku dinilai tidak sesuai, sehingga korban yang berada di lokasi mencoba meluruskan informasi tersebut kepada penanya.
“Karena pelaku memberikan arah yang salah, korban kemudian memberi petunjuk yang benar. Setelah itu terjadilah pemukulan,” ujar salah seorang warga.
Sejumlah warga menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi, Mereka mengaku telah beberapa kali merasa terancam akibat perilaku pelaku yang dinilai membahayakan keselamatan lingkungan.
“Kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Kami khawatir kalau tidak segera ditangani bisa menimbulkan korban lagi,” kata warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia juga menyebut pelaku kerap membawa senjata tajam jenis golok dan sebelumnya diduga pernah melukai dua warga, masing-masing di Tempel dan Desa Kububatu.
Keluarga maupun Warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait, baik aparat keamanan, instansi kesehatan, maupun pemerintah daerah, agar situasi kembali aman dan kondusif, Mereka juga meminta penanganan yang serius sekaligus humanis terhadap yang bersangkutan, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan warga serta kesehatan jiwa.
“Saya selaku keluarga sudah beberapa tahun mengungsi di kediaman saudara meninggalkan kediaman kami, kami khawatir tindakan brutal terjadi terhadap kami maka lebih baik kami menghindar. Jelasnya
” Saya berharap adanya tindakan tegas dari Pemerintah Desa kepala Desa Kubu Batu Siswanto serta Camat Way Khilau Bapak Najam Roni, dapat segera mengambil langkah jangan seakan di biarkan seperti ini berlarut larut lama. Tegas nya
Hingga berita ini diterbitkan, Pihak keluarga serta masyarakat masih menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang terkait penanganan kasus tersebut.
By. Red










