Viral di TikTok Beragam Komentar Terkait Statment Komisi III DPRD Pesawaran Instruksikan Pembongkaran Proyek Rigid Beton Rp11,9 Miliar di Way Khilau

Infojejama.com Pesawaran – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video di platform TikTok @infojejama.com yang memuat narasi bahwa Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran menginstruksikan pihak pemborong untuk membongkar dan mengerjakan ulang proyek rigid beton di ruas jalan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Proyek pembangunan jalan tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp11,9 milyar. Dalam video yang beredar, disebutkan adanya dugaan pekerjaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi sehingga memunculkan instruksi pembongkaran dan pengerjaan ulang.

Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet. Sejumlah akun menyuarakan harapan agar pekerjaan dilakukan sesuai standar dan menggunakan anggaran secara transparan karena bersumber dari uang rakyat.

Ada pula yang mempertanyakan fungsi pengawasan di lapangan serta meminta pihak terkait bertanggung jawab atas hasil pekerjaan.

Beberapa komentar warganet bahkan menyoroti pentingnya pengawasan dari dinas teknis serta kualitas konstruksi, termasuk penggunaan material yang sesuai standar, terutama pada kondisi tanah yang dinilai labil.

Di sisi lain, ada pula yang menyampaikan dukungan terhadap langkah pengawasan yang dilakukan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Komentar yang di langsir dari unggahan itu diantaranya ialah :

@Marlong:gc usah dibayarkan pak itu uang ny ma kontraktor.. asal aja ngerjain ny. itu uang rakyat lhooooo

@avooo:klo Allah sudah bertindak, ga bisa, ada yg menghalang,pertanggung jwab kan orang – orang yg ber khianat amanat RAKYAT ,itulah janji Alloh.

@SUKEMI SUKMAH:ayo…Berjuang utk kepentingan Rakyat Banyak

@Jun junaidi gmb:di tunggu buti pembokaranya.

@babeh Radiman:ayo maju trs.. semangat bos ku.. jln di baguskan. biar desa2 kita yg ada di pesawaran bagus semua dan berkualitas. jngn asal2an klu mmbangun bos ku.. slm sht sllu..

@Ridholvie:itu pengawasan kerja nya gimana sih itu pengawas lapangan juga harus bertanggung jawab juga kerja asal2an githu

@itsmee:percaya ga kalo itu bakal di bongkar? ya pasti kagak lah mereka kan setor πŸ˜‚ ujung ujungnya lobi dan Ujung ujungnya perbaikan sebagian aja πŸ˜‚

@Mawar Merah:Rabat atau cor jalan Beton di tanah labil seharusnya menggunakan rangkaian welmes besi agar tidak mudah patah dan retak ❀️

@cctv RI @ indomie:kemampuan kontraktor jaman sekarang seperti itu kebanyak,di Lampung tengah juga mayoritas hampir mirip” seperti itu hasil kerjanyaπŸ€­πŸ™

@AWAN SETIA:mana mau kontraktor nya bongkar semua…pake uang itu pak dewan…bukan pake daun…seharus nya pengawasan PU itu yg kurang aktif di lapangan..

terus waktu pekerjaan nya..ke mana wae pak dewan nyaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

@Juliyus Yusup:HARUS BERTANGGUNG JAWAB DGN PEKERJAAAN NYA KONTRAKTOR NYA

@lisnawati:rakyat sekarang jeli tuk menilai ayok dong maju pesawaran

Menanggapi hal tersebut, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun instansi teknis terkait mengenai langkah kapan akan dilanjutkan pembongkaran dan pengerjaan ulang

 

Sementara itu, masyarakat berharap agar pihak-pihak terkait dapat memberikan klarifikasi secara terbuka guna menghindari spekulasi yang berkembang di tengah publik.

 

Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

 

Sebagai informasi, pengawasan proyek infrastruktur daerah umumnya melibatkan dinas teknis serta lembaga legislatif melalui fungsi pengawasan. Publik pun kini menanti tindak lanjut resmi atas polemik yang berkembang di media sosial tersebut.

By. Redaksi

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!