Infojejama.com // Pesawaran – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 1 Pesawaran yang dikeluhkan oleh salah satu wali murid, tim media bersama Ketua LSM PENJARA Indonesia DPD Provinsi Lampung, Mahmuddin, serta Ketua KNPI Kabupaten Pesawaran, Agung Muharam, mendatangi Kantor SPPG Saung Biru Pasar Baru yang beralamat di Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Dimas Aji Surya selaku Kepala SPPG di Saung Biru Pasar Baru membantah tudingan bahwa menu MBG yang disuplai ke MIN 1 Pesawaran tidak sesuai dengan anggaran yang ditetapkan, Ia menjelaskan bahwa terdapat pembagian anggaran sesuai petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional.
“Tanggapan saya sebenarnya bingung untuk menjelaskannya, karena masyarakat menduga menu satu omprengan itu Rp15.000. Padahal tidak seperti itu. Ada pembagiannya, untuk kelas 1 sampai 3 SD itu Rp8.000 untuk bahan baku,” jelas Dimas.
Ia melanjutkan, “Untuk kelas 4 SD hingga SMA, anggaran bahan baku sebesar Rp10.000. Sementara sisa anggaran Rp5.000 dialokasikan untuk kebutuhan lain, yakni Rp3.000 untuk operasional dan Rp2.000 untuk sewa bangunan, sebagaimana tercantum dalam juknis Badan Gizi Nasional.
“Di dapur kami, untuk tingkat SD kelas 1–3 kami samakan semua, semacam subsidi silang. Nominalnya sudah sesuai dengan yang diajukan kepada saya, dan pengajuan tersebut disusun oleh akuntan dari pihak suplayer berdasarkan harga bahan per hari,” paparnya.
Namun demikian, di sisi lain, Mahmuddin selaku Ketua LSM PENJARA Indonesia DPD Lampung bersama Agung Muharam, Ketua KNPI Kabupaten Pesawaran, menyampaikan kritik terhadap kondisi SPPG Saung Biru.

Mereka berharap DPRD Kabupaten Pesawaran, Badan Gizi Nasional, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran segera turun langsung melakukan pengecekan.
“Setelah kami turun ke lokasi SPPG Saung Biru, kami melihat kondisinya terlihat kumuh. Ada kolam ikan yang diduga tidak terawat. Seharusnya tempat pengolahan makanan itu bersih, steril, dan tidak ada aktivitas lain. Selain itu, patut dipertanyakan juga terkait izin lingkungan setempat,” ujar Mahmuddin.
Hingga berita ini diterbitkan, polemik terkait pelaksanaan program MBG di MIN 1 Pesawaran masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Diharapkan instansi terkait dapat segera melakukan peninjauan guna memastikan kualitas, kelayakan, serta transparansi pelaksanaan program tersebut demi kepentingan para siswa.
Diberitakan sebelumnya judul dan link :
Wali Murid MIN 1 Pesawaran Keluhkan MBG Saung Biru Yang Diterima Anak Nya Diduga Tidak Sesuai https://infojejama.com/2026/02/23/wali-murid-min-1-pesawaran-keluhkan-mbg-saung-biru-yang-diterima-anak-nya-diduga-tidak-sesuai/
By. Redaksi










