Heri Akbar Ketua JWI Tubaba Soroti Anggaran Swakelola DI Sekolah MAN 2 Tulang Bawang Barat Tahun 2024

Tulang Bawang Barat – Heri Akbar, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyoroti realisasi anggaran swakelola Sekolah Madrasah Aliyah Negeri ( MAN 2 ) Tulang Bawang Barat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara  APBN Tahun 2024 khawatirkan adanya indikasi dugaan korupsi

Sorotan tersebut muncul setelah JWI mencermati rincian belanja dalam program Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Madrasah yang dinilai perlu transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pos anggaran Tahun 2024 di antaranya meliputi:

1.Belanja Bahan – Rp236.000.000

2.Belanja Keperluan Perkantoran – Rp257.500.000

3.Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi – Rp24.000.000

4.Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan – Rp90.000.000

5.Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin – Rp57.000.000

6.Belanja Keperluan Perkantoran – Rp45.950.000

7.Belanja Honor Operasional Satuan Kerja – Rp91.200.000

8.Belanja Langganan Listrik – Rp8.400.000

9.Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan – Rp27.600.000

10.Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin – Rp13.978.000

Total Anggaran Rp. 827.628.000 ( Delapan Ratus Dua Puluh Tujuh Juta, Enam Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah )

 

Ketua JWI Tubaba, Heri Akbar menilai terdapat beberapa item belanja yang perlu penjelasan lebih rinci yang menjadi dugaan, terutama terkait pengelompokan pos yang serupa seperti belanja keperluan perkantoran serta pemeliharaan gedung dan peralatan yang muncul lebih dari satu kali dalam daftar anggaran.

 

Heri Akbar menyampaikan bahwa pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran pendidikan merupakan bagian dari upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

 

“Kami meminta pihak madrasah agar terbuka dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait peruntukan dan realisasi anggaran tersebut, sehingga tidak menimbulkan asumsi negatif dugaan korupsi,” ujarnya.

 

Menurutnya, transparansi anggaran sangat penting untuk memastikan bahwa dana pendidikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan mutu layanan belajar mengajar serta fasilitas siswa.

 

JWI Tubaba berharap instansi terkait dapat melakukan monitoring dan evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku, demi menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak MAN 2 TUBABA belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan dan media ini memberiksn ruang untuk memberikan hak jawab sebagai guna untuk perimbangan pemberitaan.

 

Ny. Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!