Ketua DPD JWI Tubaba Soroti Penggunaan Dana Desa Kagungan Ratu Tahun 2025, Desak Transparansi dan Keterbukaan Publik

infojejama.com // Tulang Bawang Barat – Dewan Pimpinan Daerah Indonesia ( DPD ) Jajaran Wartawan Indonesia ( JWI ) Kabupaten Tulang Bawang Barat ( Tubaba ) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2025 di Tiyuh/Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik.
Berdasarkan data Tiyuh Kagungan Ratu yang berstatus Desa Mandiri menerima total pagu anggaran sebesar Rp 974.804.000. Hingga saat ini, dana tersebut telah tersalurkan dalam dua tahap, yakni Tahap 1 sebesar Rp 584.882.400 (60%) dan Tahap 2 sebesar Rp 389.921.600 (40%).

Heri Akbar Ketua DPD JWI TUBABA menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagaimana amanat Undang-Undang No. 14 Tahun 2008. Ia menyoroti sejumlah rincian penggunaan anggaran yang dinilai perlu penjelasan mendalam agar tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat.
“Kami mencatat ada puluhan item pengeluaran untuk Operasional Pemerintah Tiyuh dan Operasional BPD yang nilainya bervariasi namun berulang. Selain itu, terdapat anggaran Penyelenggaraan Tiyuh Siaga Kesehatan sebesar Rp 219.105.000 dan Penyertaan Modal senilai Rp 195.000.000 yang angkanya cukup signifikan,” tegas Heri”

Tim JWI juga menyoroti rincian anggaran lainnya, seperti:
Penyelenggaraan Posyandu: Total mencapai puluhan juta rupiah.
Keadaan Mendesak: Rp 61.200.000.
Operasional Pemerintah Tiyuh: Yang terbagi dalam banyak pos anggaran dengan nilai kumulatif besar.

Ketua JWI Tubaba Heri Akbar meminta kepada Pemerintah Tiyuh Kagungan Ratu untuk membuka data realisasi fisik di lapangan secara transparan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui secara pasti ke mana aliran dana tersebut digunakan dan apakah dampaknya sudah dirasakan secara nyata.

“Fungsi kami sebagai kontrol sosial adalah memastikan setiap rupiah dana negara digunakan tepat sasaran. Kami meminta data pendukung dan keterbukaan informasi mengenai rincian ini. Jangan sampai ada tumpang tindih anggaran atau penggunaan yang tidak akuntabel,” tambahnya.
DPD JWI TUBABA berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan mengenai penggunaan anggaran Tiyuh Kagungan Ratu demi terciptanya tata kelola pemerintahan Tiyuh yang bersih dan transparan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi maupun tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Tiyuh Kagungan Ratu. Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi demi perimbangan berita, serta tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah.”

Rilis: TIM JWI TUBABA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!