LSM Trinusa dan Organisasi Pers JWI-IWO Datangi Kemenag Tubaba, Pertanyakan Transparansi Anggaran Swakelola APBN 2025

INFOJEJAMA.COM // TUBABA Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM Triga Nusantara Indonesia( Trinusa ) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bersama organisasi pers Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO), mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tubaba pada Senin (30/3/2026).

Kedatangan ini bertujuan untuk melakukan konfirmasi terkait realisasi anggaran APBN tahun 2025 yang dilaksanakan secara swakelola oleh Kemenag Tubaba.

Fokus konfirmasi tersebut tertuju pada tiga paket kegiatan besar, yakni:

1. Jasa Profesi dan Transportasi Penghulu  (Pengelolaan KUA & Pembinaan Keluarga Sakinah) senilai Rp337.368.000.

2. Bimbingan Perkawinan dan Calon Pengantin (Pengelolaan KUA & Keluarga Sakinah) senilai Rp156.500.000.

3. Operasional dan Pemeliharaan Kantor senilai Rp352.006.000.

Ketua LSM TRINUSA TUBABA, Masdar, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kontrol sosial demi terciptanya transparansi publik. “Kami meminta data realisasi anggaran tersebut secara rinci.

Masyarakat berhak tahu bagaimana uang negara dikelola, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan layanan publik dan pemeliharaan instansi,” tegas Masdar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Tata Usaha Kemenag Tubaba, Anton Syafari, yang menerima kunjungan tersebut menjelaskan bahwa Kepala Kemenag saat ini sedang melaksanakan dinas luar. Ia meminta waktu selama dua hari untuk menyiapkan dokumen yang diminta sekaligus berkoordinasi dengan pimpinan. Pihak Kemenag menjadwalkan pertemuan lanjutan pada Rabu, 1 April 2026.

Di sisi lain, Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesia JWI-TUBABA, Heri Akbar, Bersama dengan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Yossa menekankan bahwa upaya konfirmasi ini merupakan bagian dari menjalankan kode etik jurnalistik terkait keberimbangan berita.
“Konfirmasi ini adalah wujud dari asas praduga tidak bersalah. Kami ingin memastikan informasi yang beredar di masyarakat akurat. Ujar Heri”

Kami berharap Kemenag Tubaba bersikap kooperatif dengan menunjukkan rincian realisasi anggaran swakelola tersebut pada pertemuan mendatang demi keterbukaan informasi publik,” Sambung Yossa”

Pertemuan pada Rabu mendatang diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait penggunaan anggaran tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi negatif di tengah masyarakat.

Rilis: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!