Pringsewu G-MAKI sudah melengkapi berkas laporan dugaan adanya Penyelewengan dana pekon Sukanegri Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu ke Inspektorat pada Selasa 12 Agustus 2025.
Adanya laporan yang sudah masuk ke pihak Kejari dan Inspektorat Kabupaten Pringsewu tentunya atas permintaan warga yang mengharapkan keterbukaan pembelajaan dana pekon yang dinilai janggal perealisasian di tiga tahun terahir banyak indikasi manipulasi data , Fiktip,
Hal itu dikatakan Aktivis Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Mahmuddin, hal itu bener adanya banyak nya dugaan pekerjaan yang tertera dalam data jaringan pencegahan korupsi perealisasian pekon sukanegeri hanya ada di dalam tulisan yang tanpa Wujud ,hal itu tentunya diperkuat lagi dengan adanya keterangan dari warga masyarakat setempat yang sebelumnya sudah melakukan upaya dengan mendatangi BHP Balai himpunan Pekon Sukanegri,
Bukanya mendapat jawapan yang di inginkan melainkan BHP mengatakan bahwa Masyarakat tidak ada hak untuk mempertanyakan penggunaan dana Pekon yang tentunya apa yang di sampaikan tersebut membuat kecewa warga ,ya dalam hal ini warga sangat mengharapkan atas dasar laporan Kami ini tentunya warga Menunggu dari pihak inspektorat yang nanti akan turun di pekon sukanegri agar dapat melibatkan masyarakat secara langsung agar adanya dugaan korupsi ini menjadi terang benderang jelas Mahmuddin .
Kami juga sangat mengharapkan Pihak pemerksa dari Irban Infestigasi dapat berkolaborasi bersama warga masyarakat atas dugaan penyelewengan anggaran ini dimana Ada langganan internet yang di anggarkan puluhan juta di setiap tahunya tapi hanya dinikmati oleh Aparat pekon masyarakat tidak Diberi Akses untuk menggunakan nya.
Kemudian adanya tumpang tindih Pekerjaan pengerasan jalan pekon yang di biyayai oleh Salah satu calon anggota dewan tapi oleh pihak pemerintahan pekon di anggarkan oleh pemerintahan pekon menggunakan dana Desa ,dan yang lebih parah lagi Ada rabat beton yang berada di dusun 4 Keterangan Aparat pekon itu di bangun menggunakan dana pengembalian ,tapi nyatanya juga di anggarkan dari dana desa Jadi dalam hal ini aparat pemerintahan pekon Sukanegri Membodohi warga nya sendiri.Pungkas Mahmuddin
By. Redaksi










