Dugaan Proyek Revitalisasi SMPN 12 Pesawaran Dikerjakan Asal Jadi,Serta Penggunaan Dana BOS TA 2025 Disorot

Infojejama.com Pesawaran – Dugaan adanya pekerjaan proyek revitalisasi di SMP Negeri 12 Pesawaran yang berlokasi di Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, dinilai dikerjakan asal jadi, kini mulai mendapat sorotan serius dari berbagai pihak. Tidak hanya kualitas fisik bangunan yang dipertanyakan, penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah tersebut juga diduga tidak transparan dan tidak jelas peruntukannya.minggu 8 peberuari 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek revitalisasi yang bersumber dari anggaran pemerintah tersebut seharusnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Namun kenyataannya, sejumlah bagian bangunan yang baru selesai dikerjakan justru terlihat kurang rapi dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi perencanaan.

Beberapa pihak dari lingkungan sekolah menyampaikan keluhan bahwa hasil pekerjaan proyek tersebut jauh dari harapan. “Secara kasat mata saja sudah terlihat banyak kejanggalan, Kualitas pekerjaan seperti asal jadi dan tidak mencerminkan nilai anggaran yang dikeluarkan,” ungkap salah satu sumber berinisial JM 50 thn.

Selain proyek revitalisasi, perhatian publik juga tertuju pada penggunaan Dana BOS di SMPN 12 Pesawaran. Dana yang seharusnya dipergunakan untuk menunjang kebutuhan operasional sekolah tersebut diduga tidak dikelola secara transparan.

Menurut informasi, hingga saat ini pihak sekolah dinilai belum memberikan penjelasan yang terbuka terkait rincian penggunaan dana BOS kepada dewan guru maupun masyarakat. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

 

Perlu diketahui beberapa data realisasi Dana BOS SMPN 12 Pesawaran TA 2025 yang menjadi sorotan ialah sebagai berikut :
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Tahap 1 dan 2
Rp 3.988.700 + Rp 5.011.300 = Rp. 9.000.000

Pengembangan perpustakaan tahap 1 dan 2,
Rp 15.039.000 + Rp. 2.250.000= Rp. 17.289.000
Kegiatan tersebut menurut keterangan narasumber diduga fiktif,

Menanggapi persoalan tersebut, sejumlah elemen masyarakat meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran serta aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan audit secara menyeluruh.

“Kami meminta instansi terkait agar tidak tinggal diam. Dugaan ini harus diusut tuntas demi terciptanya dunia pendidikan yang bersih dan berkualitas di Kabupaten Pesawaran,” tegas salah satu aktivis pemerhati pendidikan setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 12 Pesawaran belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Publik berharap ada klarifikasi terbuka agar permasalahan ini dapat segera terang benderang.

Dengan adanya sorotan ini, diharapkan ke depan setiap proyek pendidikan maupun pengelolaan dana BOS dapat dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada peningkatan mutu pendidikan.

 

Diberitakan sebelumnya berjudul dan link:

1.Pembangunan Revitalisasi di UPTD SMPN 12 Pesawaran Disorot, Dinilai Diduga Dikerjakan Asal Jadi https://infojejama.com/2026/01/20/pembangunan-revitalisasi-di-uptd-smpn-12-pesawaran-disorot-dinilai-diduga-dikerjakan-asal-jadi/

 

2. Jamal Harapkan Kejari Pesawaran Segera Panggil Kepala SMPN 12 Terkait Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Rp580 Juta

 

By. Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!