Metro Lampung – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TRINUSA Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Metro menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi menyusul dugaan pengabaian permintaan konfirmasi terkait penggunaan anggaran DPRD Kota Metro Tahun Anggaran 2025.
Ketua LSM TRINUSA DPC Kota Metro, Usman, saat dikonfirmasi media di kantornya, Kamis (2/4/2026), mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi yang memuat sejumlah poin penting terkait penggunaan anggaran TA 2025. Namun, hingga saat ini, surat tersebut belum mendapatkan respons yang memadai.
“Kami sudah berusaha melakukan pendekatan secara baik-baik. Kami ingin konfirmasi langsung atau bertemu dengan pimpinan DPRD Kota Metro. Bahkan, saya secara pribadi sudah mengirim pesan WhatsApp untuk memohon izin ngadap,” ujar Usman dengan nada kecewa.
Usman menambahkan, bahwa permohonan pertemuan dan komunikasi tersebut tidak direspons atau cenderung diabaikan oleh pihak pimpinan dewan. Sikap tersebut dinilainya tidak mencerminkan keterbukaan informasi publik, terutama yang menyangkut alokasi dan realisasi anggaran dewan.
“Kami tidak ingin membuat gaduh, tapi jika jalur komunikasi resmi dan nonresmi kami tutup, maka kami akan mengambil langkah demonstrasi sebagai bentuk kontrol publik,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan DPRD Kota Metro belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi demo dan tuduhan pengabaian komunikasi dari LSM TRINUSA tersebut.
Pantauan media juga belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari Sekretariat DPRD Metro maupun dari para wakil ketua dewan.
Aksi rencana unjuk rasa ini diprediksi akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan tuntutan utama agar pimpinan DPRD bersikap transparan dan responsif terhadap pertanyaan publik terkait anggaran TA 2025.










