SPPG Karta Raharja Masuk Nominasi Penghargaan Pemanfaatan Pangan Lokal di HUT ke-17 Tubaba

INFOJEJAMA.COM // TUBABA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karta Raharja yang berada di bawah naungan Yayasan Juang Samo Bediri (JSB), Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat berbasis potensi lokal.

Hal tersebut sejalan dengan adanya usulan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh, yang menempatkan SPPG Karta Raharja sebagai salah satu nominasi dalam kategori “SPPG Terbaik Ketaatan Dalam Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal”.

Selain Yayasan Juang Samo Bediri (JSB), terdapat yayasan lain yang juga diusulkan menerima penghargaan dalam kategori yang sama, yakni Yayasan Peduli Keluarga Bahagia dengan SPPG Kyneta Tirta Kencana 3 di Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, serta Yayasan Mulia Anak Indonesia dengan SPPG Mulyo Jadi Mitra Hi. Fauzan di Tiyuh Mulyo Jadi, Kecamatan Gunung Terang.

Pengusulan ini tertuang dalam Nota Dinas tertanggal 30 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif SPPG dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam menjaga konsistensi penggunaan bahan pangan lokal yang berkualitas dan berkelanjutan.

SPPG Karta Raharja dinilai mampu mengimplementasikan prinsip ketaatan dalam pemanfaatan bahan pangan lokal, mulai dari pengadaan hingga pengolahan makanan bergizi bagi masyarakat. Selain itu, hasil monitoring dari Satgas MBG Kabupaten Tulang Bawang Barat menunjukkan bahwa SPPG ini memiliki kinerja yang baik dalam menjaga standar pelayanan serta kualitas distribusi makanan.

Ketua Yayasan Juang Samo Bediri (JSB), Hamdani, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim.

“Penghargaan ini adalah buah dari dedikasi para relawan dan tim dapur yang setiap hari bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kami akan terus menjaga kualitas dan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan, Diansyah, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat sekaligus peningkatan gizi. Ini menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian pangan di daerah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala SPPG Karta Raharja, Hasnan Muhammad Iqbal, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan inovasi dalam pelayanan.

“Kami terus berupaya meningkatkan standar operasional, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi. Harapannya, layanan yang kami berikan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya nominasi ini, diharapkan seluruh SPPG yang diusulkan, baik di bawah Yayasan Juang Samo Bediri, Yayasan Peduli Keluarga Bahagia, maupun Yayasan Mulia Anak Indonesia, dapat terus menjadi contoh dalam mengoptimalkan potensi lokal serta memperkuat peran dalam mendukung program pemerintah di bidang gizi dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat sendiri terus mendorong seluruh SPPG agar berinovasi dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan program MBG, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!