WELLY DI TAHAN, KANG AY APRESIASI UNTUK POLDA LAMPUNG, BERHARAP JADI PENINDAK KORUPSI NOMOR SATU DI INDONESIA  

Bandar Lampung, 19 September 2026 – Langkah tegas Polda Lampung yang berhasil memanggil dan menahan pejabat tinggi Welly Adiwantra (Sekretaris Daerah Lampung Tengah) menuai apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat dan aktivis sosial yang dikenal luas, Kang Ay. Sosok yang aktif di berbagai organisasi dan kegiatan kemasyarakatan ini menyampaikan rasa bangga serta harapan besar bagi penegakan hukum di bumi Lampung.

 

Keberhasilan kepolisian terungkap setelah Welly Adiwantra akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan usai mangkir sebanyak tiga kali. Sesampainya di kantor Polda Lampung, ia langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Kasus yang menjeratnya sangat serius: korupsi rekrutmen 387 tenaga honorer fiktif saat menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kota Metro, yang terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 11 Miliar.

 

Menanggapi hal ini, Kang Ay menyampaikan pujian yang tulus: “Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Polda Lampung, Bapak Kapolda beserta seluruh jajaran. Saya merasa bangga sekali sebagai warga Lampung, akhirnya kita punya Polda yang berani!”

 

Kang Ay juga menyoroti pergeseran pola pikir dalam penegakan hukum yang selama ini terjadi: “Selama ini di dalam pikiran kami selaku para pelaku swadaya atau aktivis, seolah-olah setiap penindakan korupsi itu hanya berharap pada KPK. Padahal ada instrumen yang jauh lebih besar dan punya kekuatan luar biasa, yaitu Polri.”

 

Ia menegaskan ironi yang sering dirasakan masyarakat: “Narasi di publik sering berkata negara ini didominasi koruptor, tapi yang ditangkap kebanyakan kasus kecil seperti maling ayam, maling sawit, atau orang biasa sementara para pelaku besar luput. Kini Polda Lampung mematahkan hal itu.”

 

Dengan semangat dan keyakinan yang kuat, Kang Ay melontarkan harapan besar: “Mudah-mudahan Polda Lampung ke depannya menjadi Polda yang PALING BANYAK MENINDAK KORUPSI DI INDONESIA. Mudah-mudahan, dan saya yakin itu bisa terwujud!”

 

Langkah ini dinilai menjadi secercah harapan untuk berbakti pada bangsa, mengingat korupsi, kolusi, dan nepotisme adalah bahaya laten yang mematikan bagi keutuhan negara. Keberanian menyentuh pejabat tinggi membuktikan tidak ada yang kebal hukum, siapa pun jabatannya.

 

“Semoga ini membangun motivasi dan menjadi awal perubahan nyata. Teruslah berjuang Polda Lampung, kami masyarakat mendukung kalian sepenuhnya!” tutup Kang Ay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *