Nagan Raya – Tim Inisiator pewarta di Kabupaten Nagan Raya memastikan Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) akan hadir sebagai rumah baru sekaligus wadah pemersatu bagi pewarta yang bertugas di wilayah tersebut.
“Insya Allah JWI akan hadir di Nagan Raya. Daerah ini menjadi prioritas seiring dinamika pembangunan dan meningkatnya keterbukaan informasi publik,” ujar M. Adhar, perwakilan Tim Inisiator Kabupaten Nagan Raya, Selasa (6/10/2026).
Ia menegaskan, JWI tidak hadir untuk menciptakan sekat baru. Filosofi yang diusung adalah merangkul seluruh insan pers tanpa membedakan latar belakang media.
“JWI hadir bukan untuk mengelompokkan, melainkan merangkul. Kami ingin menjadi rumah besar tempat pewarta berdiskusi, meningkatkan kapasitas, dan memperkuat solidaritas profesi,” katanya.
Menurut dia, tagline Salam Satu Pena memiliki makna mendalam. Pena dimaknai sebagai instrumen intelektual untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan alat untuk saling meniadakan.
“Kami meyakini pers tidak dapat bekerja sendiri. Melalui sinergi yang konstruktif, kami ingin berkontribusi menyebarluaskan informasi pembangunan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” tutur M. Adhar.
Ia menambahkan, kehadiran JWI diharapkan melengkapi organisasi profesi yang telah ada, agar ekosistem pers semakin sehat, kompetitif, dan bermartabat.
“Bagi kami, pena bukan sekadar alat tulis, melainkan amanah untuk merawat nalar publik. Karena itu JWI harus menjadi tempat saling menjaga, bukan saling menjatuhkan,” ujarnya.
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional JWI, Lindayanti Ritonga, S.E., M.M., menyambut positif inisiatif tersebut.
“Nagan Raya adalah wilayah strategis. Kami di DPN memberikan dukungan penuh kepada Tim Inisiator di Nagan Raya. Prinsip kami jelas, JWI harus menjadi rumah besar yang merangkul,” ujarnya.
Lindayanti menambahkan, DPN akan mengawal proses pembentukan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta memastikan anggota menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
“Kami ingin JWI di daerah hadir secara tertib, profesional, dan bermartabat. Pembinaan kompetensi, perlindungan hukum, dan kemitraan yang sehat akan menjadi fokus utama bersama Tim Inisiator di Nagan Raya,” pungkasnya.(***)


