Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan melalui informasi publik Pemkab Pringsewu yang mengajak masyarakat tetap tenang serta mengikuti arahan petugas dan informasi resmi dari PVMBG/Badan Geologi.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta melakukan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi hujan abu vulkanik.
Lima Langkah yang Dianjurkan
1. Pakai masker
Masyarakat dianjurkan menggunakan masker, terutama N95/KN95 jika tersedia, guna mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik.
2. Lindungi mata
Warga disarankan menggunakan kacamata pelindung dan menghindari penggunaan lensa kontak ketika kondisi udara terdampak abu vulkanik.
3. Tetap di dalam ruangan
Masyarakat diminta tetap berada di dalam rumah atau bangunan. Pintu, jendela, dan ventilasi disarankan ditutup untuk mengurangi masuknya abu ke dalam ruangan.
4. Hindari aktivitas di luar ruangan
Warga diimbau mengurangi aktivitas dan bepergian ke luar rumah hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
5. Hindari berkendara
Abu vulkanik dapat mengganggu jarak pandang serta berpotensi memengaruhi kinerja mesin kendaraan. Karena itu, masyarakat diimbau menghindari berkendara apabila kondisi tidak memungkinkan.
Selain itu, setelah hujan abu terjadi, masyarakat diminta membersihkan abu dengan hati-hati menggunakan masker dan pelindung mata. Warga juga diingatkan untuk selalu mengikuti arahan petugas serta memantau informasi resmi dari PVMBG/Badan Geologi.
Imbauan tersebut mencantumkan nama H. Riyanto Pamungkas, Bupati Pringsewu, sebagai bagian dari pesan kewaspadaan kepada masyarakat.
Pemkab Pringsewu berharap masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan keselamatan dengan mengikuti informasi serta petunjuk dari instansi berwenang.










