OGAN ILIR, Sabtu 10 Oktober 2026 — Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pertanian dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan IP200 bertajuk RISE – Risilline Independent Student for Environment. Kegiatan berlangsung di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (10/10).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian Ogan Ilir, Deddy Setiawan, S.H., M.M., Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Fraksi PKS, Eko Satria Asnan, S.E., Duta Pertanian Sumatera Selatan, Bujang Gadis Ogan Ilir, Kepala Desa Sungai Rotan Noprianti, serta unsur Karang Taruna dan masyarakat setempat.
Wadah Peran Aktif Pemuda di Pertanian
Kegiatan ini menjadi wadah untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan pertanian sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. Keterlibatan pemuda dinilai sangat penting karena diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memanfaatkan potensi lokal, dan menjamin keberlanjutan sektor pertanian di daerah.
Melalui IP200, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga legislatif, komunitas pemuda, dan masyarakat semakin diperkuat guna mendukung pertanian yang berkelanjutan.
Dukungan Anggota DPRD
Anggota DPRD Ogan Ilir, Eko Satria Asnan, S.E. menyampaikan:
“Saya menegaskan komitmen untuk selalu mendukung langkah-langkah positif pemuda dalam memajukan pertanian, menjaga lingkungan, dan memberdayakan masyarakat desa. Sinergi antara pemerintah, parlemen, generasi muda, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong kemajuan Kabupaten Ogan Ilir.”
Pemerintah Desa Sambut Baik
Kepala Desa Sungai Rotan, Noprianti, menyambut baik program ini dan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk berkolaborasi dengan pemuda setempat.
“Semoga program ini berjalan berkelanjutan, tidak hanya sesaat, dan mampu memberi manfaat nyata jangka panjang bagi masyarakat desa.”
Sinergi untuk Pertanian Berkelanjutan
Dukungan terhadap IP200 diharapkan memperkuat kesadaran pemuda akan pentingnya pertanian dan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor membuka ruang bagi generasi muda untuk berperan aktif mengembangkan potensi pertanian lokal, memberdayakan masyarakat, dan menjaga sumber daya alam. Dengan sinergi semua pihak, pertanian Ogan Ilir diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(red)


