TULANG BAWANG BARAT – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) tengah mendalami kasus kematian misterius Suandi bin Ismail. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya kejanggalan dalam kematian korban berdasarkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lapangan.
Kapolres Tulang Bawang Barat, melalui Kasat Reskrim AKP Juherdi Sumandi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus bergerak untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
“Terkait perkembangan kasus kematian Suandi bin Ismail, saat ini kami dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Semua kemungkinan sedang kami pelajari,” ujar AKP Juherdi Sumandi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/04/2026).
Dugaan kematian tidak wajar ini semakin menguat setelah adanya laporan mengenai kepergian tiga orang warga Gunung Katun Malay secara mendadak. Ketiga warga tersebut diketahui membawa serta seluruh anggota keluarga, termasuk anak dan istri, tak lama setelah kejadian.
Dukungan dari LSM dan Organisasi Pers
Langkah cepat Polres Tubaba mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari elemen masyarakat serta organisasi profesi. Ketua LSM TRINUSA, Masdar, menyatakan bahwa pihaknya mengawal ketat kasus ini agar terang benderang.
“Kami mendukung penuh langkah tegas kepolisian. Kepergian beberapa warga secara mendadak tentu menimbulkan pertanyaan besar, dan kami berharap polisi segera mengungkap tabir di balik misteri ini,” tegas Masdar.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Tubaba, Heri Akbar, menyatakan kesiapannya untuk membantu dari sisi keterbukaan informasi publik dan edukasi melalui pemberitaan yang berimbang.
“Kami (JWI) akan terus mengembangkan pemberitaan terkait kasus ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Kami percaya Polres Tubaba di bawah kepemimpinan Kasat Reskrim AKP Juherdi mampu bekerja secara profesional dan transparan,” pungkas Heri Akbar.
Hingga saat ini, tim penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan memperkuat alat bukti guna memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam kematian Suandi bin Ismail. (Tim)










