Pesawaran – Proyek Revitalisasi Sekolah SMP Raden Pattah yang berlokasi di Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, dengan nilai anggaran sebesar Rp1.012.976.000, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya ketidaksesuaian volume pekerjaan pondasi.
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, tim media melakukan pengecekan dan pengukuran terhadap salah satu bagian pondasi menggunakan meteran. Dari hasil pengukuran tersebut, tinggi pondasi yang terlihat diduga tidak mencapai ukuran yang disampaikan oleh pihak pengawas lapangan.
Saat dimintai keterangan, seorang pengawas proyek yang berada di lokasi menjelaskan bahwa tinggi pondasi direncanakan mencapai 70 sentimeter yang diukur dari dasar galian. Namun, berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan di lapangan, ukuran tersebut diduga belum mencapai 70 sentimeter sebagaimana yang disampaikan.
Temuan ini menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek. Apabila benar terjadi pengurangan volume pekerjaan, hal tersebut berpotensi memengaruhi kualitas dan kekuatan konstruksi bangunan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Masyarakat berharap instansi teknis serta aparat pengawas dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah tersebut guna memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, volume yang direncanakan, dan penggunaan anggaran negara secara transparan serta akuntabel. ( Redaksi )










