Dugaan Lobi Tertutup Rekrutmen Satpam Baru Mencuat, Kepsek SMAN 1 Tulang Bawang Udik Bungkam

TULANG BAWANG BARAT//INFOJEJAMA.COM – Polemik pergantian petugas keamanan di SMAN 1 Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kembali menjadi sorotan. Kali ini, muncul dugaan adanya proses rekrutmen petugas satpam baru melalui lobi tertutup yang dinilai tidak transparan.

Dugaan tersebut mencuat setelah posisi petugas keamanan lama yang telah mengabdi sekitar kurang lebih 20 tahun di sekolah tersebut kini ditempati oleh petugas baru. Pergantian itu dipertanyakan karena dinilai belum disertai penjelasan terbuka mengenai mekanisme, legalitas, maupun prosedur rekrutmen yang digunakan pihak sekolah.

Sorotan semakin menguat lantaran Kepala SMAN 1 Tulang Bawang Udik hingga sore ini belum memberikan klarifikasi. Upaya awak media untuk memperoleh keterangan melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp disebut belum mendapatkan respons.

Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama mengenai apakah proses pengadaan atau penempatan petugas keamanan baru telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Heri Akbar, menyayangkan apabila pengisian posisi petugas keamanan dilakukan tanpa mekanisme yang transparan.

“Masa kerja almarhum satpam lama yang mencapai sekitar kurang lebih 20 tahun merupakan bukti dedikasi dan pengabdian yang panjang. Kami sangat menyayangkan apabila posisi yang ditinggalkan kemudian diisi melalui proses yang tidak transparan. Jika memang ada mekanisme resmi, seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka,” ujar Heri.

Menurutnya, meninggalnya petugas keamanan lama jangan sampai menjadi momentum yang dimanfaatkan pihak tertentu untuk memasukkan tenaga baru melalui jalur yang tidak jelas.

Selain persoalan rekrutmen, JWI juga menyoroti sikap oknum petugas keamanan baru yang sebelumnya disebut memotong pembicaraan dalam agenda komunikasi formal antara Ketua JWI dan pihak kepala sekolah.

Sikap tersebut dinilai menunjukkan perlunya pembinaan dan kejelasan mengenai tugas pokok serta kewenangan petugas keamanan di lingkungan sekolah.

Atas persoalan tersebut, Heri Akbar mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan apabila diperlukan, khususnya terkait legalitas serta mekanisme penempatan petugas keamanan di SMAN 1 Tulang Bawang Udik.

“Kami meminta Dinas Pendidikan turun tangan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan. Jangan sampai ada petugas keamanan yang bekerja di lingkungan sekolah tanpa kejelasan legalitas dan mekanisme penugasannya,” tegasnya.

JWI juga meminta Komite Sekolah SMAN 1 Tulang Bawang Udik dapat memfasilitasi pertemuan dan klarifikasi antara pihak sekolah dengan pihak-pihak yang mempertanyakan persoalan tersebut.

Menurut JWI, transparansi diperlukan agar polemik tidak berkembang menjadi asumsi liar yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan pendidikan dan aktivitas para peserta didik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 1 Tulang Bawang Udik belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan proses rekrutmen satpam baru maupun tudingan adanya lobi tertutup. JWI menyatakan akan tetap mengedepankan konfirmasi dan meminta instansi terkait memberikan penjelasan secara terbuka.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!