DPW JWI Aceh Apresiasi Soliditas Tim Inisiator Pembentukan DPD Nagan Raya

BANDA ACEH — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Provinsi Aceh memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas tim inisiator yang dinilai sukses mengawal proses pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) JWI Kabupaten Nagan Raya. Jumat 9/10/2026

Ketua DPW JWI Aceh, M. Hasbiy, menyampaikan bahwa tim inisiator di bawah kepemimpinan M. Adhar mampu menjalankan fungsi komunikasi yang efektif dan solutif. Konsolidasi yang berjalan responsif ini berbuah manis dengan diterbitkannya legitimasi resmi dari pengurus pusat.

DPD JWI Kabupaten Nagan Raya periode 2026–2031 secara resmi mengantongi Surat Keputusan DPN JWI Nomor: 018/SK/DPN-JWI/X/2026 tertanggal 6 Oktober 2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Ir. Maxmillian A.X. Apituley, M.T. dan Sekjen Lindayani Ritonga, S.E., M.M. Kepemimpinan DPD JWI Nagan Raya kini dipercayakan kepada wartawan senior, Muhammad Hasanuddin.

“Tim inisiator pimpinan Saudara M. Adhar menunjukkan kapasitas sebagai komunikator efektif. Kejelasan pesan, keterbukaan mendengar, empati, serta keselarasan sikap menjadi kunci utama cepatnya konsolidasi di Nagan Raya hingga mendapat restu dari DPN,” tutur M. Hasbiy.

M. Hasbiy mengingatkan bahwa JWI merupakan wadah pers berbadan hukum sah berdasarkan SK Kemenkumham RI Nomor AHU-0008102.AH.01.07 Tahun 2024, yang mengusung semangat kebersamaan melalui semboyan Salam Satu Pena.

Menanggapi amanah tersebut, Ketua DPD JWI Nagan Raya, Muhammad Hasanuddin, menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas profesi wartawan di wilayahnya. Ia memastikan keanggotaan DPD JWI Nagan Raya diperuntukkan bagi jurnalis aktif yang konsisten melahirkan karya jurnalistik otentik.

“Kami menegaskan bahwa anggota JWI Nagan Raya harus memproduksi karya sendiri, bukan sekadar salin-tempel tanpa verifikasi. Bermodal KTA atau SK media saja tidak cukup jika tidak disertai tanggung jawab etik,” tegas Hasanuddin.

Ia juga menyoroti pentingnya akurasi informasi dibanding sekadar mengejar kecepatan di era digital. Menurutnya, ketepatan dan verifikasi berita adalah fondasi utama untuk membendung sebaran hoaks sekaligus menjaga marwah insan pers.

Di akhir keterangannya, Hasanuddin berharap kehadiran DPD JWI Nagan Raya mampu menjadi rumah organisasi yang inklusif dan humanis bagi seluruh wartawan.

“Pena adalah amanah untuk merawat nalar publik. JWI Nagan Raya hadir sebagai wadah yang merangkul, menguatkan, dan menjaga sesama pewarta, bukan untuk saling menjatuhkan,” pungkasnya.