Pembangunan di SD Negeri 15 Tulang Bawang Tengah Disorot, Papan Informasi Kegiatan Tidak Ditemukan

INFOJEJAMA.COM//TULANG BAWANG BARAT – Kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungan SD Negeri 15 Tulang Bawang Tengah, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menjadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat (DPD JWI TUBABA) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM TRINUSA TUBABA).

Berdasarkan hasil pemantauan dan konfirmasi langsung di lokasi pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 10.34 WIB, terlihat adanya aktivitas pembangunan di lingkungan sekolah tersebut. Namun, pada saat tim melakukan peninjauan, papan informasi kegiatan pembangunan tidak ditemukan terpasang di sekitar lokasi pekerjaan.

Ketiadaan papan informasi tersebut menyebabkan informasi mengenai jenis kegiatan, sumber anggaran, nilai anggaran, volume pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta jangka waktu pelaksanaan belum dapat diketahui secara langsung oleh masyarakat maupun tim yang melakukan konfirmasi.

Kegiatan konfirmasi tersebut dilakukan oleh Ketua DPD JWI TUBABA, Heri Akbar, bersama dua orang anggota. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LSM TRINUSA TUBABA, Masdar, bersama seorang rekannya.

Ketua Komite Mengaku Tidak Mengetahui Secara Rinci

Saat ditemui di lokasi, Ketua Komite Sekolah menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci mengenai kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung.

Menurut keterangan yang diperoleh di lapangan, Ketua Komite mengaku hanya diminta oleh Kepala Sekolah untuk berada dan menunggu di lokasi pekerjaan.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan pembangunan tersebut telah berlangsung kurang lebih selama tiga hari.

Terkait informasi lebih lanjut mengenai kegiatan pembangunan, Ketua Komite menyampaikan bahwa persoalan tersebut lebih diketahui oleh pihak dinas terkait dan suami Kepala Sekolah.

Namun demikian, pada saat tim melakukan konfirmasi di lokasi, pihak yang disebut mengetahui lebih jauh mengenai pekerjaan tersebut tidak berada di tempat karena baru saja pulang.

Konfirmasi kepada Kepala Sekolah Belum Mendapat Respons

Untuk memperoleh penjelasan yang lebih lengkap, Ketua Komite Sekolah kemudian memberikan nomor WhatsApp Kepala Sekolah kepada Ketua DPD JWI TUBABA, Heri Akbar.

Selanjutnya, Heri Akbar melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah melalui nomor tersebut guna memperoleh keterangan terkait kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung.

Namun, hingga berita ini disusun, belum terdapat respons atau keterangan dari Kepala Sekolah terkait sejumlah pertanyaan mengenai kegiatan pembangunan tersebut.

Oleh karena itu, informasi mengenai status, jenis pekerjaan, sumber pendanaan, nilai anggaran serta pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pembangunan masih menunggu penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.

Heri Akbar: Transparansi Merupakan Bagian Penting dalam Pembangunan

Ketua DPD JWI TUBABA, Heri Akbar, mengatakan bahwa kegiatan pemantauan dan konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial serta upaya memperoleh informasi yang berimbang.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan hal penting dalam setiap kegiatan pembangunan, khususnya pembangunan yang berada di lingkungan fasilitas pendidikan.

“Kami datang ke lokasi untuk melakukan konfirmasi secara langsung. Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat kegiatan pembangunan, namun papan informasi kegiatan tidak terlihat terpasang di lokasi,” ujar Heri Akbar.

Ia menilai, keberadaan informasi kegiatan sangat penting untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pembangunan yang sedang dilaksanakan.

“Informasi mengenai kegiatan pembangunan perlu disampaikan secara terbuka. Masyarakat perlu mengetahui kegiatan apa yang sedang dilaksanakan, termasuk sumber anggaran dan pihak yang bertanggung jawab,” katanya.

Heri menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum memperoleh klarifikasi dari pihak terkait.

“Kami tetap mengedepankan prinsip jurnalistik, terutama keberimbangan dan konfirmasi. Karena itu, kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada pihak sekolah maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan,” tegasnya.

Menurut Heri, transparansi merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Keterbukaan akan memberikan kejelasan kepada masyarakat dan menghindarkan munculnya berbagai pertanyaan atau persepsi yang tidak diperlukan,” tambahnya.

Masdar: Informasi Kegiatan Perlu Disampaikan Secara Terbuka

Sementara itu, Ketua LSM TRINUSA TUBABA, Masdar, menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pemantauan sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam pengawasan pembangunan.

Menurut Masdar, setiap kegiatan pembangunan perlu dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami melihat adanya kegiatan pembangunan di lingkungan sekolah. Namun, pada saat kami berada di lokasi, papan informasi kegiatan belum terlihat. Hal ini tentu perlu mendapatkan penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab,” ujar Masdar.

Masdar menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum mendapatkan informasi dan klarifikasi yang lengkap.

“Kami tidak ingin berspekulasi ataupun menyampaikan kesimpulan tanpa dasar. Yang kami dorong adalah keterbukaan informasi dan penjelasan resmi dari pihak terkait,” katanya.

Ia berharap pihak sekolah maupun dinas terkait dapat memberikan informasi yang diperlukan.

“Apabila seluruh informasi mengenai kegiatan pembangunan disampaikan secara terbuka, tentu masyarakat dapat memahami kegiatan yang sedang dilaksanakan. Transparansi adalah bagian penting dalam menciptakan akuntabilitas,” pungkasnya.

Menunggu Penjelasan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPD JWI TUBABA dan LSM TRINUSA TUBABA masih menunggu klarifikasi resmi dari Kepala Sekolah maupun dinas terkait mengenai kegiatan pembangunan di SD Negeri 15 Tulang Bawang Tengah.

Pihak JWI TUBABA menegaskan bahwa berita ini disusun berdasarkan hasil pemantauan dan konfirmasi langsung di lapangan pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 10.34 WIB.

Berita ini tetap memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala Sekolah, pihak sekolah, dinas terkait maupun pihak lain yang berkaitan dengan kegiatan pembangunan tersebut.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!