VICKY CANDRA INSTRUKSIKAN KADER BM-PAN LAMSEL KAWAL SERANGAN HOAXS YANG MENYERANG ZULKIFLI HASAN

Lampung Selatan – Ketua BM-PAN Lampung Selatan, Vicky Candra, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran untuk sigap mengawal informasi.

 

Vicky Candra meminta agar tim media aktif memantau perkembangan berita di media sosial, khususnya terkait maraknya konten hoaks atau berita bohong yang menyerang Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

 

“Instruksi kami jelas, BM PAN Lamsel harus cepat tanggap. Jangan biarkan narasi negatif dan fitnah yang menyerang Pak Zulkifli Hasan berkembang liar di ruang digital, terutama di Lampung Selatan,” tegas Vicky Candra, Minggu (26/04/2026).

 

Menurutnya, penyebaran hoaks belakangan ini dilakukan dengan tujuan menjatuhkan citra tokoh publik. Oleh karena itu, langkah preventif dan korektif harus segera dilakukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar.

 

“Kita hadir untuk meluruskan fakta. Serangan hoaks seperti ini tidak bisa ditoleransi, karena merusak nama baik dan menyesatkan publik. Apalagi, Zulkifli Hasan adalah putra terbaik Lampung Selatan yang telah mengukir sejarah sebagai tokoh nasional yang berjiwa negarawan. Beliau lahir di bumi Lamsel, dan hal tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua. Maka, menjaga nama baik beliau adalah kewajiban dan kehormatan bagi kita,” tambahnya.

 

Vicky juga menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya sebatas memberikan klarifikasi, namun juga ikut mendukung dan mengawal langkah hukum yang dilakukan BM-PAN Pusat, serta siap mengambil langkah hukum jika penyebaran berita bohong tersebut terjadi di lampung selatan yang merugikan dan melanggar aturan yang berlaku.

 

“Soliditas dan kecepatan respon adalah kunci kita hari ini,” tegasnya.

 

Sementara itu, jajaran BM PAN Lamsel menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan instruksi tersebut dengan penuh tanggung jawab demi menjaga keharmonisan dan kebenaran informasi di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!