Bupati Radityo Egi Bentuk Satgas Penertiban Aset Daerah, Suntay Apresiasi: Memang Pemimpin Muda yang Cerdas

 

Lampung Selatan – Menanggapi seruan keras yang disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat atau akrab disapa Suntay, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama mengambil langkah konkret dan cepat. Hanya dalam waktu singkat, Bupati resmi membentuk serta menetapkan susunan personalia Satuan Tugas (Satgas) Penertiban dan Pengamanan Aset Daerah.

 

Pembentukan satuan kerja khusus ini menjadi jawaban langsung atas permintaan audit menyeluruh yang disampaikan sebelumnya. Langkah ini diambil mengingat maraknya dugaan ketidaktertiban pengelolaan hingga penggelapan aset daerah, di mana yang menjadi fokus utama dan sorotan adalah aset hibah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan pada masa jabatan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sulfakar.

 

Susunan personalia Satgas disusun secara terstruktur dan melibatkan lintas instansi untuk menjamin objektivitas, keadilan, serta kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku, dengan rincian sebagai berikut:

 

– Pengarah: Bupati Lampung Selatan (memimpin dan mengawasi langsung seluruh jalannya tugas)

– Penanggung Jawab: Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan

– Ketua: Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah

– Wakil Ketua: Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

– Anggota:1. Unsur Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kejaksaan Negeri

2. Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak Peraturan Daerah

3. Perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

4. Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan

 

Satgas ini memiliki tugas pokok melakukan inventarisasi ulang secara mendalam, penelusuran jejak riwayat kepemilikan, hingga pelaksanaan audit menyeluruh terhadap seluruh kekayaan daerah. Cakupannya meliputi aset berupa tanah, bangunan, maupun barang bergerak, baik yang sudah tercatat secara resmi maupun yang belum terdokumentasi dengan baik. Tim ini dituntut bekerja secara independen, transparan, akuntabel, dan berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rini Ariasih, menyambut baik perhatian dan aspirasi yang disampaikan oleh elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan serta peran serta masyarakat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam tata kelola pemerintahan.

 

“Peran serta masyarakat itu sangatlah penting. Selama tujuannya baik dan ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas, maka hal seperti ini harus terus dipelihara dan tetap hidup. Apalagi Bupati kami saat ini memiliki latar belakang sebagai akademisi dan intelektual. Beliau memiliki keunggulan di mana setiap aspirasi yang masuk dapat segera dipilah dan dipilih dengan cermat untuk kemudian dijadikan bahan informasi yang berharga dalam menyusun kebijakan yang tepat dan bermanfaat,” ungkap Rini.

 

Di sisi lain, langkah cepat dan tegas yang diambil pemerintah daerah ini juga menuai apresiasi tinggi dari Suntay. Ia menilai Bupati Radityo Egi sebagai sosok pemimpin muda yang cerdas, responsif, serta sangat peka terhadap aspirasi dan kepentingan masyarakat luas.

 

“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat yang diambil Bapak Bupati. Ini membuktikan bahwa beliau adalah pemimpin yang cerdas, tidak menutup mata terhadap masalah yang ada, dan benar-benar memiliki keinginan kuat untuk membenahi tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik. Pembentukan Satgas ini adalah bukti nyata keseriusan pemerintah daerah untuk mengembalikan hak-hak rakyat yang berupa aset daerah,” ujar Suntay.

 

Ia juga berharap, dengan adanya Satgas yang dipimpin langsung oleh Bupati ini, fakta sebenarnya terkait hilangnya sebagian besar aset hibah KPK yang selama ini status dan keberadaannya tidak jelas dapat terungkap sepenuhnya. Hasil kerja tim tersebut nantinya diharapkan dipublikasikan secara terbuka agar seluruh warga Lampung Selatan dapat mengetahui kondisi riil kekayaan daerah mereka.

 

“Kami dari Karang Taruna akan terus mengawal dan memantau setiap langkah serta kinerja yang diambil Satgas ini. Semoga upaya mulia ini berjalan lancar, segera menemukan titik terang, dan akhirnya membawa keadilan serta kepastian hukum bagi kita semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!