PANARAGAN (INFOJEJAMA.COM) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat merespons keluhan ratusan aparatur Tiyuh terkait penundaan pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) selama empat bulan terakhir.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Kabupaten Tubaba, Sopyan Nur, S.Sos., M.IP. menegaskan bahwa langkah koordinasi intensif telah diambil demi mencari solusi konkret bagi kesejahteraan para aparatur desa.
“Hari ini saya baru saja menghadap Pak Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saat ini, Pak Sekda sedang berkonsentrasi penuh bersama BPKAD untuk menghitung Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Sopyan Nur saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (18/5/2026).
Sopyan menjelaskan, perhitungan kas daerah ini krusial untuk menentukan kemampuan finansial Pemkab dalam melunasi tunggakan Siltap dari bulan Februari hingga Mei 2026. Pemerintah daerah menargetkan hak-hak aparatur Tiyuh ini dapat disalurkan menjelang hari raya keagamaan.
“Jika PAD dirasa cukup untuk pembayaran Siltap seluruh aparatur Tiyuh se-Tubaba, akan segera kita proses pembayarannya sebelum Hari Raya Idul Adha. Namun, terkait berapa bulan yang mampu dibayarkan, hal itu tergantung dari kekuatan kas daerah yang saat ini sedang kita hitung terlebih dahulu,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Sopyan menegaskan komitmen DPMT Tubaba untuk terus mengawal proses ini agar pelayanan publik di tingkat Tiyuh tidak terganggu akibat kendala finansial.
“Yang jelas, kami selaku dinas yang membawahi Tiyuh terus berupaya melakukan yang terbaik bagi seluruh aparatur,” pungkas Sopyan.
Langkah cepat dinas terkait ini diharapkan dapat menjawab keresahan para Kepalo Tiyuh beserta perangkatnya, sekaligus memastikan roda pemerintahan di tingkat bawah tetap berjalan prima melayani masyarakat. (Red)










