Infojejama.com – Pesawaran – Dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tajur, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun team media, anggaran penyertaan modal BUMDes Desa Tajur pada Tahun Anggaran 2025 disebut mencapai sekitar Rp141 juta. Namun, menurut sejumlah sumber, dana yang telah diterima dan masuk ke rekening BUMDes baru sekitar Rp50 juta.
Dana sebesar Rp50 juta tersebut, menurut keterangan yang diperoleh, telah digunakan untuk pengadaan ternak kambing sebagai bagian dari program usaha BUMDes. Sementara itu, terkait sisa anggaran yang belum diterima pengurus BUMDes, masih menjadi pertanyaan sejumlah pihak.
Sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa ketika Ketua BUMDes mempertanyakan sisa dana penyertaan modal tersebut, Kepala Desa Tajur disebut memberikan penjelasan bahwa kekurangan anggaran akan direalisasikan pada tahap pencairan Dana Desa tahun 2026 mendatang.
Informasi tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat. Sejumlah warga berharap adanya klarifikasi dari pihak terkait guna menghindari kesalahpahaman serta menjaga transparansi pengelolaan keuangan desa.
Masyarakat juga meminta Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan dan audit apabila ditemukan indikasi yang memerlukan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tajur terkait informasi tersebut. Oleh karena itu, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang berimbang.
Namun sangat disayangkan Saat di konfirmasi melalui via whatsapp, kepala desa tajur bukan nya memberikan tanggapan sebagai hak jawab namun memblokir nomor whatsapp team media yang upaya melakukan konfirmasi guna untuk perimbangan dalam pemberitaan. ( Redaksai)










