Warga Tiyuh Karta Keluhkan Pelaksanaan MBG B3, Ketua DPD JWI Tubaba Soroti Kualitas Menu dan Distribusi

Infojejama.Com//Tulang Bawang Barat, 31 Juli 2026 – Sejumlah warga penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori B3 (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui) di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan program yang disalurkan melalui Dapur SPPG Margo Kencana.

Keluhan pertama disampaikan warga RK 8 Tiyuh Karta pada Jumat (31/7/2026). Salah seorang orang tua balita mengaku kecewa dengan menu MBG yang diterima. Berdasarkan ompreng yang diterima penerima manfaat, menu tersebut berisi nasi putih, sebutir telur, beberapa potong wortel, satu buah risol, dan satu potong semangka. Warga menilai menu tersebut masih belum sesuai dengan harapan sebagai makanan bergizi bagi balita dan penerima manfaat Program MBG.

Sementara itu, keluhan lain datang dari warga RK 10 Tiyuh Karta yang terjadi pada Kamis (30/7/2026). Seorang ibu balita berinisial R mengaku kecewa karena tidak mendapatkan informasi atau pemberitahuan mengenai jadwal pembagian MBG B3.

Saat mendatangi Posyandu setelah mengetahui adanya pembagian MBG, ibu tersebut mendapat penjelasan dari petugas Posyandu bahwa paket MBG untuk anaknya telah dibawa kembali oleh petugas pembagi dari Dapur SPPG Margo Kencana. Akibat tidak adanya pemberitahuan sebelumnya, anak penerima manfaat tidak memperoleh makanan bergizi yang seharusnya menjadi haknya pada hari itu.

Menanggapi dua laporan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia (DPD JWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Heri Akbar, meminta agar pelaksanaan Program MBG dievaluasi secara menyeluruh.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang sangat baik dan harus kita dukung bersama. Namun pelaksanaannya di lapangan juga harus benar-benar memperhatikan kualitas menu, ketepatan sasaran, serta mekanisme distribusi agar hak para penerima manfaat tidak terabaikan. Keluhan masyarakat di RK 8 maupun RK 10 harus menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyelenggara,” ujar Heri Akbar.

Ia berharap pihak Dapur SPPG Margo Kencana bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kualitas menu, sistem pendistribusian, serta koordinasi dengan kader Posyandu agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Margo Kencana belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan Ketua DPD JWI Kabupaten Tulang Bawang Barat, Heri Akbar, melalui pesan WhatsApp sejak Kamis (30/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026) belum memperoleh jawaban maupun penjelasan dari yang bersangkutan.

Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak SPPG Margo Kencana sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Rilis: Tim JWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!