TUBABA, INFOJEJAMA.COM – Langkah konkret Pemerintah Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam menata ruang publik kini bukan sekadar wacana. Setelah sukses melewati tahapan sosialisasi persuasif sekitar kurang lebih tiga bulan lalu, bukti fisik pembangunan depot kuliner modern kini sudah mulai berdiri tegak di area Lapangan Sepak Bola kelurahan setempat.
Berdasarkan pantauan fisik di lokasi, satu unit bangunan stan kuliner contoh berdesain minimalis dengan atap segitiga modern berwarna hitam elegan telah selesai didirikan. Landasan di sekeliling area stan juga telah dipasang paving blok beton yang tertata rapi, menggantikan pemandangan kumuh dari lapak-lapak tenda liar terdahulu.
Lurah Daya Murni, Slamet Riyadi, S.E., menegaskan bahwa kehadiran bangunan fisik ini merupakan bukti transparansi dan keseriusan jajarannya dalam memodernisasi kawasan tanpa menggusur ataupun mematikan mata pencaharian warganya.
“Upaya sosialisasi untuk pembongkaran kios yang kumuh ini sebenarnya sudah kami lakukan kurang lebih tiga bulan yang lalu. Sekarang, masyarakat dan para pedagang bisa melihat sendiri bukti langkah nyata kami di lapangan. Satu stan contoh berkonsep modern sudah berdiri di atas lahan yang sudah kita rapikan dengan lantai konblok,” ujar Slamet Riyadi saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).
Slamet menambahkan, ketegasan dalam mengambil sikap ini didasari atas kepeduliannya terhadap estetika wilayah. Pasalnya, Lapangan Sepak Bola Daya Murni merupakan etalase atau wajah utama kelurahan yang kerap dilintasi oleh masyarakat luas dari luar daerah Tubaba.
Menurutnya, pembiaran kondisi lapak darurat yang menggunakan tenda biru robek serta tambalan berbagai jenis spanduk bekas selama bertahun-tahun hanya akan membuat citra pembangunan pemerintah dinilai jalan di tempat.
“Kami tidak melarang warga berdagang, silakan. Tetapi tempatnya kita buat rapi dan seindah mungkin agar pengunjung merasa nyaman dan selalu mau mampir untuk menikmati kuliner yang dijual. Jika kawasan ini bersih, tentu perekonomian pedagang itu sendiri yang akan meningkat,” imbuhnya.
Gagasan progresif dari Pemerintah Kelurahan Daya Murni ini diharapkan menjadi pemantik bagi penataan kawasan fasilitas umum lainnya di Tubaba, sekaligus membuktikan bahwa pemberdayaan ekonomi usaha mikro (UMKM) dapat berjalan selaras dengan keindahan tata ruang kota.
(Rilis/Red)










