Pesawaran ( IJ )LSM Penjara Meminta APH Melakukan pemeriksaan serius Adanya dugaan Penyimpangan anggaran Dana BOS Bantuan Operasional Sekolah,yang terjadi di sekolah dasar SDN 5 Kecamatan Gedung tataan kabupaten pesawaran provinsi Lampung,
Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah BOS di SDN 5 Kabupaten pesawaran dinilai sangat rawan penyimpangan.
Hal ini diungkapkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Penjara DPD Provinsi Lampung,

Baru-baru ini LSM Penjara melalui Sekretarisnya Ikbal Khmosi,menyoroti adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS di SDN 5 Gedung tataan ,hal itu sudah di lakukan secara
terang-terangan ,Ikbal mengatakan, bahwa belum lama ini pihaknya menemukan indikasi pelanggaran. Tersebut Atas dasar pengaduan sumber terpercaya yang demi ke amanan Namanya minta di rahasiakan ,
Menurut dia, terdapat indikasi bahwa dana BOS yang seharusnya operasional pendidikan dasar diduga disalahgunakan oleh oknum Kepsek yang tidak bertanggung jawab.
“Dana BOS yang semestinya menjadi penopang kegiatan belajar mengajar, justru diduga disalahgunakan oleh oknum di satuan pendidikan,” demikian dikatakan Sekertaris LSM Penjara kepada wartawan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa LSM Penjara telah mencatat sejumlah persoalan yang ditemukan di lapangan.
Antara lain dugaan praktik Manipulasi data LPJ laporan pertanggung jawaban yang kerap terjadi di dua tahun terakhir ,bahkan hal itu bukan terjadi di SD negeri 5 saja di sejumlah sekolah yang ada di Bumi Andan jejama ini,terindikasi melakukan hal yang sama,
Dia juga mengungkapkan, temuan adanya praktik nepotisme dan Koruptif dalam pengadaan barang atau jasa. Yang dilakukan oleh kepsek hingga ratusan juta terhitung dari tahun pembelanjaan 2024 2025, dalam hal ini kami dari LSM Penjara Akan segera mempersiaplkan Surat laporan baik ke dinas pendidikan kabupaten pesawaran Dan aparat penegak hukum jelas Ikbal Khomsi, khususnya di SDN 5 gedung tataan.
Persoalan pun bukan hanya Sampai disitu selain dugaan Penyimpangan anggaran dana BOS Kepala sekolah berinisial MS juga tidak layak menjadi Kepala sekolah
Dewan Guru yang ada SDN 5 merasa tidak dihargai dan tidak didukung, sehingga motivasi untuk mengajar juga menurun.
Stres dan sangat tidak nyaman mengajar,hal itu dikarnakan kepsek sering Ngamuk dan marah marah dengan alasan yang tidak jelas,
Tekanan yang tidak sehat dari lingkungan kerja yang tidak nyaman tentunya dapat menyebabkan stres dan kelelahan emosional. Jelas Ikbal ,hal ini tentunya dapat
Penurunan kualitas pengajaran
Guru yang tidak nyaman mungkin tidak bisa memberikan yang terbaik dalam proses belajar mengajar
Absensi meningkat
Guru mungkin lebih sering tidak masuk kerja karena merasa tidak betah.hal itu kan
Bisa berdampak terhadap Murid
Penurunan semangat belajar
Murid di SDN 5 juga merasa enggan untuk datang ke sekolah dan mengikuti pelajaran.Jelas Ikbal Khmosi.
Guna keberimbangan pemberitaan team media melakukan kordinasi dan konfirmasi kepala sekolah SDN 5 Maisaroh melalui pesan Whatsap nya menjelaskan, Waalaikumsalam Mohon maaf saya konfirmasi. Bahwa asumsi tersebut tidak benar. Bahwa saya selaku kepala sekolah sudah melaksanakan kegiatan dengan maksimal,termasuk pengelolaan dana bos sudah saya laksanakan sesuai petunjuk penggunaan dana bos.
Lanjut Maisaroh, Terkait dengan Absensi meningkat, kesemuanya ada dampak masing masing, Saya sebagai kepala sekolah hanya bisa memberikan teguran dan peringatan. Terimakasih atas Perhatian nya. Tutup nya
By. Redaksi










