INFOJEJAMA.COM // TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi memulai persiapan seleksi masuk sekolah dengan menggelar acara “Sosialisasi & Pendampingan Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027”. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula SMKN 1 Tulang Bawang Tengah pada Sabtu (14/3).
Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Tubaba. Hadir sebagai narasumber utama tim dari Pusat Pengelolaan Data dan Informasi (PPRD) Provinsi Lampung untuk memberikan arahan teknis terkait sistem digitalisasi penerimaan siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba, M. Cheri Sopian, S.H., M.H, dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dalam proses seleksi tahun ini. Ia menegaskan bahwa sistem harus berjalan secara transparan dan bebas dari praktik diskriminasi.
“Penerimaan murid baru harus dilakukan secara transparan, anti-diskriminasi, serta adil. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan kepada calon siswa mana pun. Semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan,” ujar Chery di hadapan ratusan kepala sekolah.
Lebih lanjut, Kadisdikbud menginstruksikan seluruh jajaran satuan pendidikan untuk kembali kepada marwah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Hal ini bertujuan agar proses administrasi hingga pengumuman kelulusan nantinya tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
“Laksanakan tugas sesuai fungsi yang ada. Dengan sistem yang akuntabel, kita pastikan tidak ada lagi sekat atau perbedaan dalam akses pendidikan di Tubaba,” pungkasnya.
Melalui pendampingan ini, diharapkan seluruh sekolah di Tubaba siap mengoperasikan sistem SPMB 2026/2027 dengan minim kendala teknis dan menjunjung tinggi nilai keadilan bagi seluruh calon peserta didik.
Rilis: HA/Red










