Revitalisasi TK D.W. Karta Sari Senilai Rp535,6 Juta Disorot, Tim Investigasi Pertanyakan K3 dan Pengelolaan Material Bongkaran

INFOJEJAMA.COM//TULANG BAWANG BARAT, 10.September.2026 — Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di TK D.W. Karta Sari, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, menjadi perhatian setelah tim investigasi menemukan sejumlah kondisi di lapangan yang dinilai perlu mendapat penjelasan dari pihak pelaksana.

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp535.671.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan berupa revitalisasi TK D.W. Karta Sari dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender dan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Pantauan lapangan dilakukan oleh tim investigasi Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia (DPD JWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama LSM Trinusa. Tim dipimpin Ketua DPD JWI Tubaba Heri Akbar dan Ketua LSM Trinusa Masdar.

Pekerja Disorot karena Keselamatan Kerja

Dalam pantauan langsung, terlihat aktivitas pekerjaan pada bagian atap bangunan. Sejumlah pekerja tampak bekerja di ketinggian dengan menggunakan perancah sederhana, sementara dari dokumentasi yang diperoleh tim, tidak terlihat penggunaan APD secara lengkap, seperti perlengkapan keselamatan yang semestinya digunakan dalam pekerjaan konstruksi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian tim karena pekerjaan di area atap memiliki potensi risiko kecelakaan kerja. Tim menilai aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perlu menjadi perhatian serius dalam setiap pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Keterangan Pekerja soal Pengelolaan Pekerjaan

Saat melakukan konfirmasi di lokasi, tim memperoleh keterangan dari seorang pekerja yang menyatakan dirinya sebagai Ketua P2SP.

Menurut keterangan yang disampaikan kepada tim, proses pengerjaan serta pembelian material bangunan disebut diatur oleh Puri, yang disebut sebagai Sekretaris P2SP sekaligus suami Kepala TK D.W. Karta Sari.

Keterangan tersebut masih sebatas informasi yang diperoleh tim di lapangan dan belum mendapatkan konfirmasi langsung dari Puri maupun pihak Kepala TK.

Untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap sekaligus memberikan ruang klarifikasi kepada pihak terkait, tim kemudian mendatangi kediaman Puri yang juga disebut sebagai kediaman Kepala TK D.W. Karta Sari.

Namun, saat tim tiba di lokasi, rumah dalam keadaan tertutup dan tidak ada pihak yang berhasil ditemui untuk memberikan keterangan.

Material Bongkaran Berada di Halaman Rumah

Di lokasi kediaman tersebut, tim melihat tumpukan kayu dan lembaran asbes yang diduga merupakan material bekas pembongkaran bangunan TK.

Keberadaan material tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status dan pengelolaan material hasil bongkaran, termasuk apakah seluruh material telah dicatat dan dikelola sesuai ketentuan program revitalisasi.

Tim menegaskan, keberadaan material di halaman rumah belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya penyalahgunaan atau pemanfaatan untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut masih membutuhkan penjelasan dan verifikasi dari P2SP maupun pihak berwenang.

Tim Minta Transparansi

Ketua DPD JWI Kabupaten Tulang Bawang Barat Heri Akbar bersama Ketua LSM Trinusa Masdar menyatakan akan terus mendalami pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya terkait transparansi pengelolaan anggaran, mekanisme pengadaan material, pengelolaan material hasil bongkaran, serta penerapan standar keselamatan kerja bagi para pekerja.

Tim juga mendorong pihak terkait, termasuk P2SP, Kepala TK D.W. Karta Sari dan instansi teknis yang berwenang, memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi maupun dugaan di tengah masyarakat.

Dengan nilai bantuan pemerintah mencapai Rp535,671 juta, pelaksanaan revitalisasi tersebut diharapkan berjalan sesuai ketentuan, transparan, akuntabel, serta benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sarana pendidikan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Hingga berita ini ditulis, tim belum memperoleh keterangan langsung dari Puri maupun Kepala TK Darma Wanita. Karta Sari. Berita ini terbuka untuk hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Rilis: Heri Akbar/Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *