LSM TRINUSA DPC Kota Metro Soroti Pengelolaan Anggaran BKAD 2026, Desak Transparansi 34 Paket Pengadaan

Metro, 24 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara (TRINUSA) Kota Metro menyoroti pengelolaan anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Metro untuk Tahun Anggaran 2026. Lembaga tersebut secara resmi melayangkan surat permintaan konfirmasi dan klarifikasi tertulis terkait 34 paket pengadaan yang tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan total pagu anggaran yang signifikan, yang seluruhnya dijadwalkan pada Januari 2026 .

 

Ketua DPC LSM TRINUSA Kota Metro, Usman, menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud fungsi pengawasan dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel, sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah .

 

“Hari ini kami sudah layangkan surat minta klarifikasi terkait pengelolaan anggaran yang kami nilai adanya dugaan indikasi markup dan korupsi,” ujar Usman. Ia menegaskan bahwa surat tersebut memuat lima poin krusial yang membutuhkan kepastian dan kejelasan informasi publik .

 

Lima Poin Klarifikasi yang Didesak

 

Dalam suratnya, DPC LSM TRINUSA meminta BKAD Kota Metro untuk memberikan konfirmasi resmi mengenai:

 

1. Kesiapan Anggaran: Bagaimana kesiapan dan ketersediaan anggaran untuk merealisasikan seluruh paket pengadaan pada awal tahun 2026, mengingat adanya informasi mengenai tekanan fiskal dan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang berdampak pada APBD Kota Metro 2026.

2. Kepatuhan Perencanaan: Apakah seluruh paket pengadaan yang terdaftar di RUP telah sesuai dengan dokumen perencanaan dan program kerja BKAD Tahun 2026.

3. Risiko Penundaan: Mengingat seluruh paket dijadwalkan pada Januari 2026, apakah terdapat risiko penundaan pelaksanaan dan bagaimana strategi BPKAD untuk mengatasinya.

4. Kewajaran Harga: Apakah nilai pagu untuk setiap paket telah melalui analisis harga yang wajar dan sesuai dengan standar harga yang berlaku di Kota Metro.

5. Pengawasan: Langkah-langkah apa yang telah dan akan dilakukan oleh BKAD untuk memastikan proses pengadaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga terhindar dari potensi penyimpangan.

 

Rincian 34 Paket Pengadaan BKAD

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari SiRUP, BKAD Kota Metro merencanakan 34 paket pengadaan dengan metode pemilihan yang bervariasi, terdiri dari E-Purchasing dan Pengadaan Langsung. Paket-paket tersebut mencakup berbagai kebutuhan seperti penyediaan bahan logistik kantor, pemeliharaan peralatan dan mesin, penyusunan dokumen perencanaan, jasa komunikasi dan internet, hingga jasa tenaga kebersihan dan keamanan.

 

Beberapa paket dengan pagu anggaran terbesar antara lain:

 

· Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor (Jasa Tenaga Keamanan) dengan pagu Rp151.680.000 (E-Purchasing) dan Rp75.840.000 (Pengadaan Langsung) [nomor 33 dan 34]

· Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik (Internet Dedicated) senilai Rp166.500.000 [nomor 25]

· Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor (Jasa Tenaga Kebersihan) senilai Rp148.480.000 (E-Purchasing) dan Rp74.240.000 (Pengadaan Langsung) [nomor 31 dan 32]

· Pemeliharaan Peralatan dan Mesin (Peralatan Jaringan) senilai Rp55.500.000 [nomor 23]

 

Ancaman Aksi Unjuk Rasa

 

Usman menegaskan bahwa LSM TRINUSA memberikan batas waktu bagi BPKAD Kota Metro untuk merespons surat klarifikasi tersebut. “Jika surat kami diabaikan atau jawaban yang diberikan dinilai tidak memuaskan dan tidak transparan, maka kami akan menggelar aksi unjuk rasa desak transparansi,” tegasnya .

 

Ia menambahkan bahwa langkah eskalasi ini akan ditempuh sebagai bentuk kepedulian terhadap uang rakyat agar tidak disalahgunakan. LSM TRINUSA berkomitmen untuk mengawal proses ini sampai ada kepastian dan kejelasan hukum .

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BKAD Kota Metro belum memberikan tanggapan resmi terkait surat permintaan klarifikasi dari LSM TRINUSA, media ini memberikan ruang selebar lebar nya kepada pihak BKAD memberikan gak jawab gak klarifikasi untuk perimbangan pemberitaan dan akan membuat nya. ( Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!