DPD JWI TUBABA Akan Konfirmasi Dugaan Kasus Bendahara Puskesmas Panaragan Jaya

INFOJEJAMA.COM//TULANG BAWANG BARAT, 22 Agustus 2026 — Pemberitaan salah satu media online mengenai dugaan bendahara Puskesmas Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat, membawa kabur sejumlah uang serta adanya sorotan terhadap sistem pengawasan internal menjadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat (DPD JWI TUBABA).

Informasi tersebut sebelumnya diberitakan media online dengan mengutip keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang menyebut adanya kekurangan dalam pengawasan serta perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Puskesmas.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Ketua DPD JWI TUBABA, Heri Akbar, menyatakan pihaknya akan melakukan konfirmasi dan meminta klarifikasi secara langsung kepada Kepala Puskesmas Panaragan Jaya dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi yang berimbang, memastikan kejelasan fakta, serta memberikan ruang kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan resmi atas informasi yang telah beredar di media online.

“Kami dari DPD JWI TUBABA akan melakukan konfirmasi dan meminta klarifikasi kepada Kepala Puskesmas Panaragan Jaya maupun Kepala Dinas Kesehatan. Kami ingin memastikan informasi yang beredar tersebut mendapatkan penjelasan yang jelas dari pihak terkait,” ujar Heri Akbar, Ketua DPD JWI TUBABA.

Menurut Heri Akbar, pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak terhadap dugaan yang diberitakan. Konfirmasi dan klarifikasi diperlukan untuk mengetahui kronologi persoalan, status penanganan, serta sejauh mana sistem pengawasan terhadap pengelolaan keuangan di Puskesmas Panaragan Jaya telah berjalan.

DPD JWI TUBABA Kedepankan Keberimbangan

Heri Akbar menegaskan bahwa DPD JWI TUBABA akan mengedepankan prinsip keberimbangan dalam menyikapi informasi yang berkaitan dengan dugaan persoalan tersebut.

Setiap informasi yang memuat dugaan, menurutnya, perlu dikonfirmasi kepada pihak yang berkaitan agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak terbentuk opini berdasarkan satu sumber saja.

“Kami menghormati pemberitaan media online yang telah mengangkat persoalan ini. Namun, sebagai organisasi profesi pers, kami juga berkepentingan memastikan adanya keberimbangan melalui konfirmasi kepada pihak-pihak yang terkait langsung,” tegasnya.

Sejumlah Hal Akan Dimintai Klarifikasi

Dalam proses konfirmasi, DPD JWI TUBABA akan meminta penjelasan mengenai kronologi dugaan permasalahan, status dan pengelolaan keuangan yang menjadi persoalan, sistem pengawasan terhadap bendahara, serta langkah yang telah dilakukan oleh pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta penjelasan mengenai apakah persoalan tersebut telah melalui pemeriksaan internal maupun proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Heri Akbar menegaskan bahwa langkah konfirmasi tersebut bukan untuk menghakimi atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial serta upaya memperoleh informasi yang akurat, faktual, dan berimbang.

“Kami akan memberikan ruang kepada pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk memberikan klarifikasi. Setelah mendapatkan keterangan resmi, barulah informasi tersebut dapat disampaikan secara utuh kepada masyarakat,” pungkas Heri Akbar.

Hasil konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Panaragan Jaya dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat selanjutnya akan menjadi bahan pemberitaan lanjutan oleh media yang bersangkutan.

Ketua DPD JWI TUBABA
Heri Akbar

Media Online: Infojejama.Com
Tanggal: 22 Agustus 2026

Catatan redaksi: Istilah “dugaan” digunakan karena informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Redaksi tetap memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak yang disebutkan dalam pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!