Pekan Kebudayaan Daerah Aceh Timur 2026 Resmi Dibuka di SMPN 1 Peudawa, Hadirkan Enam Agenda Utama

ACEH TIMUR – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (2/11/2026), di halaman SMP Negeri 1 Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Suriadi, S.E.

Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini mengusung tema “Melestarikan Budaya Menjaga Jati Diri Daerah untuk Generasi Mendatang”, dengan semboyan “Aceh Timur Berbudaya, Berkarya, Maju.”

Dalam sambutannya, Suriadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk melestarikan, menjaga, serta memperkenalkan kembali kekayaan budaya Aceh Timur kepada generasi muda.

Menurutnya, pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, agar warisan budaya daerah tetap dikenal dan tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai bentuk komitmen kita untuk menjaga jati diri daerah agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Suriadi.

Dalam pelaksanaannya, Pekan Kebudayaan Daerah Aceh Timur 2026 menghadirkan enam agenda utama yang mengangkat berbagai kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Aceh Timur.

 

Adapun enam agenda tersebut meliputi:

1. Pameran Cagar Budaya, menampilkan rumah adat Aceh, manuskrip, serta berbagai benda cagar budaya.

2. Pentas Seni, menghadirkan tari tradisional, tari kreasi, dan pertunjukan seni daerah.

3. Festival Kuliner Khas Aceh, menampilkan beragam makanan tradisional seperti pisang sale, rujak manis khas Aceh, bingkang, timphan, kue karah, dodol, dan kuliner lainnya.

4. Seminar dan Diskusi Budaya, sebagai ruang edukasi dan penguatan identitas budaya Aceh Timur.

5. Kenduri dan Doa Bersama, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan untuk masa depan daerah yang lebih baik.

6. Penampilan Penyanyi Lokal, memberikan ruang bagi talenta dan seniman lokal Aceh Timur untuk menampilkan kreativitas melalui seni musik dan budaya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap Pekan Kebudayaan Daerah dapat menjadi wadah edukasi dan apresiasi budaya bagi pelajar maupun masyarakat umum.(Hs)

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur serta memperkuat identitas budaya Aceh Timur di tengah arus modernisasi.

Suriadi menegaskan bahwa budaya merupakan bagian penting dari jati diri daerah yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Pekan Kebudayaan Daerah Aceh Timur 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat bersama dalam menjaga warisan budaya, mengembangkan kreativitas, dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.(Hs)