
LAMPUNG TENGAH RADENMEDIA.ID -Keluarga besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pengangkatan serta pelantikan I Komang Koheri, S.E., M.Sos. sebagai Bupati Lampung Tengah definitif untuk masa jabatan 2025–2030.

Pelantikan tersebut berlangsung pada hari ini,Selasa, 3 November 2026, Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Binarti Bintang, melalui pesan WhatsApp kepada jurnalis Raden Media. ” Iya, pelantikannya hari ini,” ujarnya.
Sebelumnya, I Komang Koheri menjabat sebagai Wakil Bupati Lampung Tengah dan ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati menyusul pemberhentian sementara Ardito Wijaya yang tersangkut kasus korupsi.
Ia pertama kali menerima penugasan sebagai Plt dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada 17 Desember 2025, kemudian menerima SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-970 Tahun 2026 yang berlaku sejak 22 April 2026.
Proses pengangkatannya berlanjut setelah DPRD Lampung Tengah menggelar rapat paripurna pada 14 Oktober 2026 yang mengumumkan pemberhentian Ardito Wijaya sekaligus mengusulkan pengangkatan Komang sebagai Bupati definitif. Usulan tersebut disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Lampung.
Dengan pelantikan ini, Komang mengakhiri tugasnya sebagai Plt Bupati dan tercatat sebagai Bupati Lampung Tengah pertama dari warga suku Bali di Provinsi Lampung. Ia akan memimpin hingga akhir masa jabatan 2030.
“Dorong Pemekaran Seputih Barat”
Di tempat terpisah, Ketua DPD JWI Lampung Tengah, Irfangi, S.E., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan khusus kepada Bupati yang baru dilantik.
Menurutnya, luasnya wilayah Lampung Tengah yang mencapai 311,Kampung dan kelurahan Serta, 28 kecamatan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan dan pelayanan publik.
“Kami dari DPD Jajaran Wartawan Indonesia Lampung Tengah mengucapkan selamat bertugas kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru. PR besar menanti. Lampung Tengah ini terlalu luas, ada 28 kecamatan.
Pelayanan menjadi tidak maksimal, pembangunan tidak merata. Kami mohon agar segera dibuat persiapan dukungan untuk pemekaran Kabupaten Seputih Timur,” ucap Irfan.
Ia menegaskan, wacana pemekaran Seputih Timur bukanlah hal baru. Aspirasi ini sudah lama digaungkan masyarakat di wilayah barat yang meliputi Kecamatan Seputih Banyak, Way Seputih, Seputih Raman, Seputih Mataram, Seputih Surabaya, Bumi Nabung, Bandar Mataram, dan sekitarnya.
“Secara geografis, historis, dan jumlah penduduk, wilayah Seputih Timur sudah sangat layak menjadi kabupaten sendiri. Ini bukan soal politik, ini soal mendekatkan pelayanan kepada rakyat. Rakyat di ujung barat harus menempuh 2–3 jam hanya untuk urus administrasi ke Gunung Sugih. Kalau mekar, pelayanan lebih cepat, pembangunan lebih fokus,” Tegas Irfan.
DPD JWI Lampung Tengah, lanjut Irfan, siap mengawal dan mendukung penuh proses administrasi dan kajian akademis pemekaran tersebut, serta menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah.
“Kami minta Bupati yang baru punya legacy, punya sejarah. Tinggalkan warisan pemekaran Seputih Barat. Jangan hanya janji kampanye. Segera bentuk Tim Kajian Pemekaran, koordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi. JWI Lamteng siap kawal,” Tutup Irfan.(Red)



































































































