Perkembangan Dugaan “Maling CD” di Tiyuh Karta, Pria Berinisial A Disebut Menyesal dan Berjanji Tak Mengulangi

TULANG BAWANG BARAT, INFOJEJAMA.COM — Perkembangan terbaru dugaan hilangnya pakaian dalam wanita yang meresahkan warga Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), disampaikan oleh Alex Sander, Wakil Ketua II Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Barat (DPD JWI TUBABA).

Menurut informasi yang disampaikan Alex Sander kepada media, seorang pria berinisial A, yang menurut keterangan warga bernama Agus K. dan berdomisili di RK 4 Tiyuh Karta, disebut telah mengakui perbuatannya, menyampaikan penyesalan, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Informasi perkembangan ini diterima kurang dari lima jam setelah pemberitaan pertama mengenai dugaan hilangnya pakaian dalam wanita di lingkungan tersebut diterbitkan.

Pengakuan Disebut Terjadi Minggu Sore

Alex menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pertemuan antara A dan salah seorang warga yang mengaku sebagai korban berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026, sekitar pukul 16.45 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, A disebut dipanggil ke rumah warga untuk dimintai penjelasan mengenai dugaan hilangnya pakaian dalam wanita yang sebelumnya menimbulkan keresahan di lingkungan setempat.

Menurut informasi yang diterima, A disebut mengakui perbuatannya, menyampaikan penyesalan, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Meski demikian, keterangan mengenai pengakuan tersebut masih memerlukan konfirmasi langsung dari A serta verifikasi terhadap pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan itu.

Warga Berharap Persoalan Tidak Terulang

Sebelumnya, sejumlah warga Tiyuh Karta mengaku kehilangan pakaian dalam wanita milik istri mereka. Beberapa warga juga menyampaikan bahwa pakaian dalam pernah ditemukan di area belakang rumah yang tidak jauh dari kediaman mereka.

Situasi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama terkait keamanan lingkungan pada malam hari.

Warga berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana dan kejadian serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat juga diimbau menjaga situasi tetap kondusif serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Apabila terdapat dugaan tindak pidana dan bukti yang mendukung, pihak yang merasa dirugikan dapat melaporkannya kepada kepolisian agar ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Media Berupaya Meminta Klarifikasi

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan, INFOJEJAMA.COM masih berupaya meminta klarifikasi langsung kepada A mengenai informasi pengakuan, penyesalan, dan janji yang disebutkan tersebut.

Media juga membuka ruang bagi A untuk menyampaikan penjelasan, tanggapan, maupun bantahan apabila terdapat informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

Hingga berita ini disusun, media belum memperoleh konfirmasi langsung dari A yang dapat memastikan seluruh keterangan mengenai pengakuan tersebut.

INFOJEJAMA.COM menegaskan bahwa informasi ini disajikan berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada media dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Penyebutan inisial maupun informasi yang berkembang tidak dimaksudkan sebagai penetapan kesalahan seseorang sebelum melalui proses hukum yang semestinya.

Media tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, asas praduga tak bersalah, serta membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak terkait.

Perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah media memperoleh keterangan tambahan yang telah terverifikasi.