WAY KANAN — Menyoroti pentingnya akses kelancaran konektivitas antarkampung, warga Kampung Ojolali, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, menunjukkan aksi nyata semangat gotong royong. Bersama Kepala Kampung Mursalin BP, masyarakat setempat kompak bahu-membahu merenovasi dan mengecor jalan tanjakan yang rusak parah pada Jumat (16/10/2026).
Jalan tanjakan tersebut merupakan jalur vital dan satu-satunya penghubung utama antara Kampung Ojolali dan Kampung Donomulyo. Karena kondisinya yang kian memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan, warga berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya demi mempermudah mobilitas harian.
Dalam aksi sosial ini, Kepala Kampung Ojolali, Mursalin BP bertindak langsung sebagai koordinator penggerak di lapangan. Tanpa canggung, ia bersama warga turun tangan mengaduk adonan semen, meratakan material, hingga merapikan badan jalan.
“Perbaikan jalan ini kita lakukan secara swadaya dan sukarela dari masyarakat. Ada yang menyumbang pasir, batu split, hingga semen. Ini semua demi kepentingan bersama, terutama agar anak-anak sekolah bisa melintas dengan aman dan lancar,” ujar Mursalin di sela-sela kegiatan.
Selain menjadi jalur utama keberangkatan para pelajar menuju sekolah, ruas jalan ini juga memainkan peran krusial bagi perekonomian lokal. Jalan tersebut merupakan akses tunggal bagi petani Kampung Ojolali untuk mengangkut dan menjual hasil pertanian serta perkebunan mereka menuju Kecamatan Banjit dan Kecamatan Baradatu.
Kendati perbaikan swadaya ini dapat meredam risiko kecelakaan sementara waktu, Mursalin beserta masyarakat setempat menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah agar dapat memberikan perhatian lebih.
“Kami sangat berharap adanya uluran tangan dan bantuan dari pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan permanen pada ruas jalan ini. Sebab, ini satu-satunya akses urat nadi perekonomian petani dan jalur lalu lintas anak-anak kita menuntut ilmu,” pungkas Mursalin.
Dengan adanya aksi pengecoran bersama ini, akses perlintasan antarkampung kini dapat dilalui warga dengan lebih nyaman dan aman. Namun, perhatian jangka panjang dari dinas terkait tetap dinantikan agar pemerataan infrastruktur di pelosok Way Kanan dapat terwujud secara optimal. (Mayang sari)




































































































