Warga Minta Lurah Lubuk Tukko Baru Ganti Kepling III, Anggita: Saya Pasti Evaluasi 

Pandan, Infojejama.Com – Warga masyarakat Lingkungan III Kelurahan Lubuk Tukko Baru Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah telah menyurati Lurah Lubuk Tukko Baru meminta Kepala Lingkungan III, Hotma Panggabean di evaluasi , karena dinilai tidak melaksanakan tugasnya sebagai penyambung tangan Lurah dalam memberikan pelayanan kepada warga dalam melaksanakan kebijakan Kelurahan dan sering mengabaikan pelayanan dan pengurusan kepentingan masyarakat, disamping itu sistem pengangkatan Hotma Panggabean sebagai Kepling III tidak berdasarkan pemilihan warga, demikian dikatakan Krisyustina mewakil warga lingkungan III pada Selasa, (13/10) dikediamannya

 

Masih menurutnya, “adapun surat permohonan evaluasi pemberhentian Hotma Panggabean sebagai Kepling III itu murni aspirasi kami dan tanpa ada bujuk rayu dari pihak manapun, dimana pasca banjir yang terjadi 25 November 2025 lalu.Kepling III tidak melakukan pendataan terhadap korban banjir dan pilih kasih dalam memberikan bantuan dari Pemerintah, namun dia (red) hanya mendata penyewa rumah kontrakan mereka, dan sehingga tindakan itu benar-benar pilih kasih,” ungkap Krisyustina.

 

Masih katanya,” itulah alasan kami menyurati Lurah Lubuk Tukko Baru, agar Hotma Panggabean di evaluasi sebagai Kepling III, dan adapun surat yang kami sampaikan kepada Lurah Lubuk Tukko Baru ditandatangani 40 warga,” cetusnya.

 

Menurutnya,” pengangkatan Hotma Panggabean sebagai Kepling III tidak transparan dan tidak mendapat dukungan minimal syarat dukungan 30 persen dari jumlah warga Lingkungan III, sejak dia diangkat oleh Pj Lurah Lubuk Tukko Baru, Lodewick Marpaung tidak melibatkan pilihan langsung dari warga,” kata ibu parohbaya itu.

 

Ia juga menjelaskan,” Kepling III kami sangat sulit dihubungi, dia (red) diskriminatif, atau membiarkan warga pengurusan surat-surat warga terbengkalai.Serta pilih kasih dalam hal bergotong-royong saja kami tidak pernah dilibatkan oleh Kepling III,” tegasnya.

 

Sembari menyebutkan,” pada Rabu (7/10) lalu kami pernah diundang Lurah untuk mendengarkan langsung keluhan kami warga terkait pemberhentian Hotma Panggabean dari Kepling III, dalam pertemuan itu untuk pemberhentian Kepling”.

 

Iapun menyebutkan,” sampai saat ini kami juga belum dapat kepastian dari Lurah soal pemberhentian Kepling III, dan kami mendesak agar Lurah tidak takut walaupun ada intervensi dari pihak manapun dan bila dalam waktu dekat ini belum ada tindakan tegas, kami warga pasti akan melakukan aksi demo ke Kantor Camat untuk pemberhentian Hotma Panggabean, tegasnya.

 

“Dalam pertemuan itu, Lurah Lubuk Tukko Baru mengungkapkan kekesalannya terhadap Kepling III yang sulit untuk dihubungi dalam penyampaian tugas-tugas sebagai Kepling di Lingkungan III dan menghubungi kembalipun Kepling tidak mau, ujarnya menirukan ucapan Lurah Lubuk Tukko Baru.

 

Sementara Lurah Lubuk Tukko Baru, Anggita M Nasution yang dijumpai diruang kerjanya menyebutkan,” sudah kita sikapi surat rencana evaluasi maupun pemberhentian Kepling, namun ada isu yang bersangkutan mencari dukungan tandantangan 150 warga, akan tetapi surat dukungan itu masih kami tunggu untuk dipelajari,” sebutnya.

 

Tambahnya, ” Saya selaku Lurah Lubuk Tukko Baru, sangat mengharap dukungan dari masyarakat dan terkhususnya dari warga Lingkungan III dalam mengambil keputusan untuk mengevaluasi Kepling III, karena dalam musyawarah dengan warga lingkungan III dikantor ini, Kepling III tidak ada memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban hingga sampai saat ini,” pukasnya.

 

Anggita menambahkan,” pada saat rapat Kepling sudah berjanji akan memberi klarifikasi atas kinerjanya dan siap di evaluasi dalam 1x 24 jam, namun sudah berapa Minggu ini belum ada klarifikasi dari Kepling, namun saya selaku Lurah Lubuk Tukko Baru tidak akan tinggal diam, yang pasti akan di evaluasi Kepling III itu,” tegasnya pada Kamis (15/10) diruang kerjanya.(Charles Pardede).