Ketua KNPI Pesawaran Soroti Pekerjaan Jembatan Di Kedondong Tidak Gunakan K3

Pesawaran – Pembangunan jembatan di Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang bersumber dari anggaran negara tersebut dinilai dikerjakan secara sembrono serta mengabaikan prinsip transparansi publik dan keselamatan kerja.

Kritik keras disampaikan oleh Agung Muharam, S.H., warga Desa Kedondong yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Pesawaran. Ia menyoroti dua pelanggaran krusial dalam pelaksanaan proyek jembatan tersebut.

“Pekerjaan ini begitu sembrono. Pertama, para pekerja di lapangan tidak menggunakan alat pelindung diri atau K3 saat melakukan pekerjaan, ini sangat disayangkan. Kedua, proyek ini sudah hampir satu bulan berjalan, tetapi papan informasi pagu anggaran masih belum juga dipasang.
Siapa pelaksana pekerjaannya dan siapa konsultannya tidak ada yang tahu, seperti ghoib saja,” ujar Agung Muharam saat diwawancarai, Selasa (6/10/2026).

Agung menegaskan bahwa setiap proyek yang menggunakan dana negara wajib menerapkan asas keterbukaan informasi publik dan mematuhi regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Ini menggunakan anggaran negara, jadi sudah seharusnya pihak pelaksana memasang papan pagu anggaran serta membuka informasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas proyek ini. Begitu juga dengan keselamatan kerja para pekerja yang terkesan disepelakan, ini perlu ditindak tegas oleh pihak berwenang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kontraktor maupun dinas terkait, serta membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang berkepentingan.